Suara.com - Banyak orang Indonesia mendambakan kulit putih, bahkan banyak yang sampai rela merogoh kocek ratusan juga demi kulit yang terlihat putih dan cerah.
Tidak heran apabila banyak produk kecantikan yang menjanjikan kulit putih kepada konsumennya. Sayangnya, beberapa produk tersebut justru memberikan efek negatif, salah satunya putih yang terlihat pucat.
Menurut dermatologis sekaligus selebriti Richard Lee, kulit putih yang terlihat pucat bukanlah kondisi kulit sehat.
"Jadi ini dinamakan vitiligo, penyakit kulit di mana kulit kita itu kehilangan melanin seratus persen," jelas Richard dalam unggahan video Instagram, sambil menunjukkan foto beberapa model yang menderita vitiligo.
Melanin merupakan zat yang membuat kulit terlihat cokelat atau gelap. Jadi, orang berkulit lebih gelap artinya memiliki kadar melanin yang tinggi.
Richard mengakui bahwa melakukan perawatan kulit seperti infus whitening, obat makan, atau body lotion, bertujuan untuk mencegah terbentuknya melanin.
Namun, bukan berarti kulit tidak akan memproduksi melanin sama sekali.
"Jadi kalau bentuknya itu 10, kebentuknya cuma empat atau lima, gitu. Berkurang, jadi bikin kulit kita lebih cerah," sambungnya,
Founder klinik Athena ini melanjutkan bahwa melanin sebenarnya memiliki manfaat bagi kulit.
Baca Juga: Serupa Tapi Tak Sama, Ini Perbedaan Vitiligo dengan Albinisme atau Albino
Di sisi lain, apabila kulit sudah kehilangan melanin dan menjadi vitiligo, kondisinya tidak dapat disembuhkan, hanya dapat dicegah atau dihambat agar tidak semakin menyebar.
"Ini bukanlah kondisi kulit yang diinginkan setelah infus whitening, setelah makan suplemen untuk memutihkan kulit, atau pun juga menggunakan body lotion. Ini mindset yang salah ya," tegas Richard Lee.
Lalu, Richard menjelaskan beberapa artis yang mengalami vitiligo, salah satunya mendiang penyanyi legendaris Michael Jackson.
Richard berharap warganet dapat membedakan mana kulit yang sehat dan yang tidak setelah menonton tayangan video-nya itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus