Suara.com - Varian Omicron yang merupakan varian baru Covid-19 ditemukan memicu lonjakan baru kasus COVID-19 di berbagai negara, termasuk Indonesia. Lantas, apa gejala awal kena omicron? Berikut ini penjelasan gejala Omicron yang perlu diketahui.
Beberapa ahli menyebutkan, susunan genetik Omicron sangat berbeda dibandingkan dengan jenis COVID-19 lainnya. Tes paling awal pada Omicron telah menunjukkan bahwa gejala Omicron mungkin tidak menyebabkan gejala parah seperti yang dialami pasien yang terinfeksi Delta.
Di Afrika Selatan, di mana kasus pertama infeksi Omicron dilaporkan, Dewan Riset Medis negara tersebut berbagi kesaksian bahwa mayoritas pasien terkena dampak Infeksi Omicron tidak memerlukan ventilator atau oksigen darurat untuk bernapas saat dalam perawatan.
Untuk lebih jelasnya, berikut ini gejala awal Omicron yang penting untuk diketahui yang dilansir dari berbagai sumber.
Gejala Awal Kena Omicron
1. Sakit Tenggorokan
Sejumlah pakar medis menyebutkan, sakit tenggorokan atau gangguan tenggorokan (nyeri dan gatal) merupakan gejala Omicron awal yang umumnya dirasakan oleh pasien saat terinfeksi Omicron.
2. Batuk
Selain gangguan tenggorokan, salah satu gejala awal kena Omicron yaitu batuk terus-menerus. dr Laraine Washer dari Michigan menyampaikan, Batuk dan kelelahan jadi gejala umum pasien yang terinfeksi Omicron. Ada juga yang menyebutkan, gejala Omicron dapat menyerang ke bagian atas paru-paru.
Baca Juga: Gejala Virus Corona Covid-19 Makin Ringan, Ahli Prediksi Pandemi Segera Berakhir!
3. Hidung Tersumbat
Adapun gejala Omicron lainnya yang biasa dirasakan pasien yang terinfeksi Omicron yaitu hidung tersumbat. dr Laraine Washer kembali menyampaikan, bagi yang sudah menerima vaksinasi dan dalam keadaan sehat, ketika terinfeksi Omicron mengalami gejala awal kena Omicron yang ringan, seperti pilek, bersin, hidung tersumbat, sakit kepala, dan sakit tenggorokan.
4. Merasa Kedinginan dan Kelelahan
Gejala klasik saat terkena COVID-19 seperti batuk, demam, serta kehilangan indra penciuman, diketahui jarang dijumpai pada pasien Omicron. Umumnya, gejala tersebut biasa dijumpai pada pasien varian Delta. Gejala awal kena Omicron biasanya pasien akan merasa kedinginan dan kelelalahan.
Itulah beberapa gejala awal kena Omicron yang penting untuk diketahui. Semua ahli setuju, gejala untuk individu yang tidak divaksinasi mungkin lebih parah dibandingkan dengan seseorang yang telah divaksinasi penuh, atau mereka yang baru saja menerima suntikan booster. Oleh karena itu, bagi yang belum vaksin segera lakukan vaksin. Bagi yang sudah vaksin ke-1 dan ke-2, bisa segera lakukan vakin booster.
Kontributor : Ulil Azmi
Berita Terkait
-
Gejala Virus Corona Covid-19 Makin Ringan, Ahli Prediksi Pandemi Segera Berakhir!
-
Temuan Baru, Varian Omicron Tingkatkan Peluang Infeksi Ulang 5 Kali Lipat!
-
5 Ciri-ciri Gejala Omicron Paling Banyak Dikeluhkan: Sakit Kepala, Bersin-bersin hingga Batuk
-
5 Ciri-ciri Gejala Varian Omicron dan Pencegahannya yang Wajib Diketahui
-
4 Gejala Omicron Mengejutkan yang Terjadi Pada Alat Vital Lelaki: Disfungsi Ereksi Hingga Penis Menyusut
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Perubahan Iklim Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas, Dokter: Kini Bisa Berulang 2 Tahunan
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru