Suara.com - Infeksi Covid-19 bisa menyebabkan gangguam sistem imunitas jangka panjang. Bukan hanya menjadikan long Covid-19 atau gejala sisa, dokter spesialis penyakit dalam Prof. Dr. dr. Iris Rengganis, Sp.PD., menjelaskan bahwa infeksi virus corona itu membuat sistem imun jadi lebih lemah saat melawan penyakit lain.
"Bisa dilihat fek dari proteksi terhadap penyakit lain menurun pasca Covid-19. Jadi proteksi penyakit yang dia tidak ada komorbid, apalagi ada komorbid, otomatis akan menurun setelah terjadinya Covid-19," kara prof Iris dalam webinar Satgas Covid-19, Rabu (3/2/2022).
Selain itu, menurutnya muncul banyak penyakit kronis pada penyintas Covid-19. Seperti diabetes, hipertensi, gangguan kekentalan darah, dan gangguan fungsi ginjal pada orang pasca Covid-19 yang sebelumnya tidak mengalami komorbid.
"Itu terlihat jelas sekali adanya penurunan dari organ tubuh walaupun sebetulnya dia tidak ada komorbid," kata Ketua Penguris Pusat Perhimpunan Alergi Imunologi tersebut.
Kondisi itu berbeda dengan long Covid-19. Menurut prof Iris, long Covid-19 bisa mengenai 30 persen dari orang yang terkena infeksi Covid-19 yang terjadi akibat penurunan fungsi organ. Sehingga menimbulkan gejala seperti, gangguan memori, konsentrasi, kelelahan fisik, masih terasa sesak, nyeri sendi, nyeri otot, dan banyak hal lain.
"Secara bertahap dan dengan bantuan fisioterapi sebagian besar pasien bisa mengalami pemulihan. Ada baiknya juga dikonsultasikan ke ahli bidang masing-masing sesuai dengan keluhannya," saran prof Iris.
Ia menjelaskan bahwa long Covid-19 terjadi karena adanya aktivasi sistem imun yang berlebihan pada jangka panjang. Sehingga, respon sistem imun jangka panjang tersebut salah satu penyebabnya menjadi long Covid-19.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh
-
Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya
-
Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat
-
Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik
-
Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien
-
Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik
-
Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda
-
Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini