Suara.com - Wanita hamil yang terinfeksi Covid-19 sangat jarang menularkan virus corona ke janin yang dikandungnya. Namun, antibodi sang ibu dapat 'ditransfer' ke bayi melalui plasenta dan ASI.
Antibodi yang diberikan oleh ibu kepada bayi mereka disebut kekebalan pasif.
Tapi ternyata kekebalan pasif tidak hanya didapat dari infeksi saja, vaksin Covid-19 pun dapat menghasilkannya, lapor The Conversation.
Hal itu terbukti dalam penelitian baru oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS, yang dilakukan antara Juli 2021 hingga Januari 2022.
Penelitian ini melibatkan 379 bayi berusia di bawah 6 bulan yang dirawat di rumah sakit. Rerata bayi berusia dua bulan. Bayi-bayi tersebut dibagi menjadi dua kelompok.
Pertama berisi bayi positif Covid-19 dan menunjukkan gejala. Sementara yang lainnya dirawat di rumah sakit namun negatif Covid-19.
Peneliti membandingkan status vaksinasi masing-masing ibu dari bayi tersebut. Di sini, para ibu mendapat vaksin Covid-19 mRNA, yakni Moderna dan Pfizer.
Mereka menemukan, sebanyak 16% ibu dari bayi yang positif telah divaksin, sementara tingkat vaksinasi ibu bayi yang negatif Covid-19 adalah 32%, dua kali lipat. Hasil ini menunjukkan adanya efek perlindungan.
Beberapa bayi yang positif dirawat di perawatan intensif, dan 88% ibu mereka tidak divaksinasi, Satu bayi dalam penelitian meninggal dan ibunya pun tidak divaksin.
Baca Juga: 5 Cara Jaga Kekebalan Tubuh Saat Pikiran Dilanda Stres
Tetapi dengan asumsi kekebalan pasif berperan, berapa lama itu akan bertahan?
Satu studi pada bayi yang mendapat antibodi dari infeksi sang ibu menunjukkan kekebalannya bertahan hingga bayi berusia enam bulan.
Kemungkinan kekebalan pasif yang dihasilkan melalui vaksinasi juga akan bertahan setidaknya selama ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat
-
Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik
-
Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien
-
Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik
-
Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda
-
Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini
-
Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif
-
Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan