Suara.com - Perasaan stres atau cemas kerap mempengaruhi kualitas tidur malam. Bagi sebagian orang, kondisi itu bisa membuat kesulitan tidur saat malam hari.
Telah banyak metode populer agar cepat tidur. Seperti minum secangkir teh camomile sebelum tidur hingga menyemprotkan cairan lavender yang harum ke bantal.
Tetapi seorang dokter influencer di media sosial punya trik yang berbeda dan tidak biasa. Lewat akun TikTok pribadinya, ahli kesehatan asal Amerika Serikat Dr. Alan Mendell, yang paling dikenal oleh penggemar sebagai dokter motivasi, membagikan tips agar cepat tidur meski kondisi sedang stres.
Ia mengatakan bahwa meletakkan sebongkah es di atas dada, di antara payudara, dapat bekerja sangat baik untuk tidur malam nyenyak. Caranya, bungkus es dengan kain kemudian letakan di atas dada selama sekitar 15 menit.
"Menempatkan sesuatu yang dingin di tubuh bagian atas Anda akan membantu mengaktifkan saraf vagus," jelasnya, dikutip dari Mirror.
Menurutnya, cara itu bisa bantu menenangkan dan membuat tubuh lebih rileks.
"Jadi, ambil kompres es, taruh di dada. Ini akan membuat tubuh Anda yang stres jadi tertidur," imbuhnya.
Saraf vagus merupakan saraf kranial di tubuh manusia yang memanjang dari batang otak hingga ke bagian usus besar. Dikutip dari Healthline, saraf vagus menopang sejumlah fungsi organ internal, seperti sistem pencernaan, detak jantung, pernapasan, dan aktivitas kardiovaskular. Serta tindakan refleks, seperti bersin, batuk, menelan, dan muntah.
Saraf vagus terkait erat dengan kualitas tidur, juga dengan fungsinya termasuk menyeimbangkan sistem saraf dengan menerapkan respons relaksasi, salah satu aspek terpenting agar bisa tidur malam yang nyenyak.
Baca Juga: 5 Hal Jitu Pencegah Insomnia dan Kapan Harus ke Dokter
Berita Terkait
-
Posisi Tempat Tidur yang Pas Menurut Feng Shui, Demi Jaga Keharmonisan dan Cegah Insomnia
-
Ayah Achmad Syahri DPRD Jember Juga Pernah Viral: Tidur saat Rapat, Punya 3 Istri
-
Urutan Merawat Kulit Wajah Sebelum Tidur: Rahasia Wajah Segar dan Bebas Jerawat
-
Jangan Cuma Ikut Tren! IDAI Ingatkan Bahaya Sleep Training Jika Ortu Malah Asyik Main Sosmed
-
Bahaya Mikroplastik di Kamar Tidur: Lakukan 7 Hal Ini Malam Ini Sebelum Terlambat!
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien