Suara.com - Olahraga memang bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Tapi, apabila dilakukan dengan salah, olahraga juga berisiko menimbulkan cedera dan rasa sakit di badan, lho.
Menurut Sport Medicine Doctor at Royal Sports Performance Center dr. Sophia Hage, ada tiga hal yang kerap diabaikan orang-orang saat melakukan olahraga. Tiga hal tersebut dianggap sepele padahal sebenarnya juga mempengaruhi hasil olahraga yang dilakukan.
Dua hal pertama yang sering diabaikan yakni, pemanasan sebelum mulai berolahraga dan pendinginan setelah selesai.
"Biasanya kita menyepelekan enggak usah, enggak apa-apa. Atau ketika sudah selesai olahraga buru-buru mengerjakan hal yang lain. Ini adalah dua hal yang sering dilupakan, tapi juga sangat penting," kata dokter Sophia dalam webinar bersama Woman's 10K, Selasa (8/3/2022).
Ia menjelaskan, melewatkan pemanasan sebelum berolahraga membuat risiko terjadinya cedera lebih tinggi. Setelah selesai berolahraga, tubuh justru alami kenaikan denyut jantung yang tidak beraturan. Kemungkinan buruk lainnya, jadi lebih mudah lelah dan pusing.
"Sama juga kalau kita sudah selesai olahraga nanti malah keluhan seperti pegal-pegal, nyeri berkepanjangan, pemulihannya jadi lebih lama," tuturnya.
Berbagai keluhan seperti itu sebenarnya bisa dihindari dengan melakukan pemanasan dan pendinginan saat mulai dan juga selesai berolahraga.
Hal lainnya yang sering diabaikan saat olahraga, yakni minum. Dokter Sophia menjelaskan bahwa saat tubuh melakukan aktivitas lebih tinggi dari biasanya, seperti berolahraga, akan lebih cepat kehilangan cairan dari biasanya.
"Sebenarnya tubuh kita sudah mengalami dehidrasi kalau kita 10-15 menit beraktivitas lebih tinggi dari aktivitas sehari-hari. Itu ada cairan dari tubuh yang keluar," jelasnya.
Baca Juga: 5 Hal Jitu Pencegah Insomnia dan Kapan Harus ke Dokter
Walaupun mungkin tidak merasa haus, tapi dalam waktu belasan menit tersebut, tubuh telah 2 persen kehilangan cairan dan termasuk kategori dehidrasi.
"Jadi biasanya, meskipun kita sudah dehidrasi belum merasakan haus. Jadi jangan tunggu sampai haus, 15-20 menit harus minum kurang lebih 150 sampai 200 CC atau satu gelas," sarannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?