Suara.com - Bukan hal baru kalau merokok adalah kebiasaan buruk yang bisa mempengaruhi kesehatan secara keseluruhan.
Merokok meningkatkan risiko lebih dari 50 masalah kesehatan serius. Karena itu, kebiasaan buruk ini menjadi salah satu penyebab utama kematian di dunia.
Adapun sejumlah penyakit serius yang bisa disebabkan oleh merokok termasuk kanker paru-paru, stroke, penyakit jantung dan serangan jantung.
Karena itu, semua orang yang merokok perlu mewaspadai beberapa gejala yang bisa jadi tanda masalah kesehatan serius, seperti:
- Batuk kronis
- Batuk berdarah
- Sesak napas terus-menerus
- Infeksi dada berulang
- Kelelahan
- Kehilangan nafsu makan
- Tubuh lemah
- Mati rasa pada kaki dan lengan
- Disfungsi ereksi
- Perubahan warna kulit
- Anggota badan bengkak
Sedangkan, beberapa tanda-tanda darurat medis yang membutuhkan perawatan segera, termasuk:
- Wajah terkulai
- Ketidakmampuan untuk mengangkat kedua tangan di udara
- Bicara cadel
- Nyeri dada
- Nyeri mendadak di tubuh bagian atas
- Pusing
- Berkeringat
- Sesak napas
- Rasa cemas
- Batuk atau mengi
Dr Philippa Kaye mengatakan batuk terus-menerus selama lebih dari 3 minggu atau lebih buruk dari batuk sebelumnya, batuk darah, suara serak selama lebih 3 minggu, sesak napas dan nyeri dada bisa jadi gejala kanker paru-paru.
"Tetapi, merokok juga meningkatkan risiko kanker lain dan kondisi lain seperti penyakit kardiovaskular. Jadi, gejalanya seperti nyeri dada dan sesak napas," kata Dr Kaye dikutip dari The Sun.
Secara umum, gejala kanker meliputi benjolan, penurunan berat badan, kelelahan, nyeri, pendarahan setelah menopause/antara periode/setelah berhubungan seks, perubahan kebiasaan buang air kecil atau besar dan keringat malam.
"Singkatnya, jangan berpikir merokok hanya mempengaruhi paru-paru, itu dapat mempengaruhi seluruh tubuh," katanya.
Baca Juga: Mengenal Omicron COVID-19, Penanganan dan Pencegahannya
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik