Suara.com - Belakangan banyak masyarakat mengeluhkan tentang penyakit asam lambung. Pencarian di Google tentang asam lambung juga sempat meningkat kemarin.
Seperti diketahui, bahwa asam lambung atau dikenal dengan Gastro Esophageal Reflux Disease (GERD) adalah kondisi melemahnya sfingter atau katup yang berada di kerongkongan bagian bawah. Sfingter akan terbuka untuk memungkinkan minuman dan makanan masuk ke lambung. Sfingter akan menutup kembali setelah makanan dan minuman masuk ke lambung untuk mencegah isi lambung kembali naik ke kerongkongan.
Sementara pada penderita GERD, katup atau sfingter ini melemah dan tidak dapat menutup dengan baik. Kondisi inilah yang menyebabkan makanan dan asam lambung kembali naik ke kerongkongan. Jika dibiarkan, kondisi ini dapat menyebabkan lapisan kerongkongan teriritasi.
Meskipun bukan penyakit menular, GERD yang dibiarkan secara terus-menerus dapat menimbulkan komplikasi yang lebih parah. Gejala GERD dapat ditekan dengan mengonsumsi obat-obatan dan memperbaiki pola hidup dengan menghindari makanan yang memicu naiknya asam lambung, seperti alkohol, cokelat, mint, kopi, makanan pedas dan berlemak, serta susu. Selain itu, penderita GERD baiknya berhenti merokok dan menjaga berat badan tetap ideal.
Selain pengobatan secara medis, gejala GERD bisa diatasi dengan rutin mengonsumsi madu Zestmag. Kandungan kalium yang tinggi pada madu hutan murni yang merupakan komposisi utama Zestmag dapat mengatasi asam lambung.
Dalam keterangannya, Direktur CV Fira Herbalindo, Yasril mengatakan bahwa dalam madu tersebut terkandung Curcumae Domestica Rhizoma yang berfungsi sebagai antibiotik untuk menetralisir sisa pencernaan. Sisa-sisa pencernaan yang tidak terurai dan terserap oleh tubuh akan mengendap di dalam usus, sehingga membuatnya meradang.
Selain itu, terdapat kandungan Curcumae Xanthorizza Rhizoma yang mampu menghambat penyerapan gula, lemak, dan kolesterol dalam tubuh. Kandungan lainnya adalah Cinnamomum Burmanni yang mampu meningkatkan fungsi pencernaan dan penyerapan makanan. Kandungan ini juga berkhasiat meredakan pepsi dari dinding lambung dan meredakan asam lambung.
“Manfaat lain madu hutan ini berasal dari kandungan Nigella Sativa yang berperan sebagai antioksidan dan berfungsi sebagai anti peradangan. Sementara kandungan Coriandrum Sativum membantu produksi enzim pencernaan, sehingga proses pencernaan lebih mudah dan mengurangi perut kembung.” Ungkap Yasril, Direktur CV Fira Herbalindo.
Dilansir dari laman Infosehatlambung.com, khasiat madu hutan tidak hanya mengatasi GERD. Madu ini membantu meningkatkan sistem imun dan memperbaiki fungsi saluran pencernaan, mengatasi radang usus, perut kembung, hingga maag kronis. Madu juga berfungsi untuk meningkatkan sistem imun dan nafsu makan pada anak-anak, remaja, dewasa, maupun lansia.
Baca Juga: 5 Arti Mimpi Bulan Madu: Bisa Tanda Hubungan Awet, Bisa Juga Simbol Perceraian
segudang manfaat bagi kesehatan tubuh jika dikonsumsi secara rutin. Salah satu manfaat yang bisa dirasakan dengan mengonsumsi madu adalah meningkatkan kesehatan lambung.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?