Suara.com - Menstruasi berkepanjangan atau menorrhagia merupakan masalah kesehatan yang terjadi di beberapa perempuan. Penyebab menstruasi berkepanjangan sendiri tidak dapat diketahui secara pasti.
Namun begitu, ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan terjadinya menstruasi berkepanjangan. Dikutip dari laman Bocah Indonesia, berikut ini beberapa penyebabnya!
1. Ketidakseimbangan Hormon
Salah satu penyebab menstruasi berkepanjangan adalah adanya ketidakseimbangan hormon. Kondisi hormon yang tidak seimbang, jaringan dinding rahim atau endometrium bisa meluruh berlebihan. Hal inilah yang menyebabkan perdarahan berlebihan.
2. Gangguan Fungsi Ovarium
Gangguan fungsi ovarium bisa menyebabkan produksi hormon progesteron dan estrogen terganggu. Kedua hormon tersebut memiliki peranan penting dalam mengatur menstruasi.
3. Endometriosis
Endometriosis adalah kondisi di mana terdapat pertumbuhan jaringan pada lapisan rahim (endometrium) yang tumbuh bukan pada tempatnya atau di luar rahim. Seorang wanita yang didiagnosis endometriosis mengalami nyeri haid sebelum dan sesudah menstruasi yang disertai perdarahan lebih banyak.
4. Radang Panggul
Baca Juga: 5 Cara Alami Mengatasi Nyeri Haid Pada Perempuan, Tanpa Obat
Radang panggul bisa menyebabkan perdarahan yang berlebihan. Radang panggul adalah kondisi terjadinya infeksi sehingga mengakibatkan peradangan pada organ reproduksi wanita.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
Terkini
-
Maia Estianty Gaungkan Ageing Gracefully, Ajak Dewasa Aktif Waspada Bahaya Cacar Api
-
Kolesterol Tinggi, Risiko Diam-Diam yang Bisa Berujung Stroke dan Serangan Jantung
-
Telapak Kaki Datar pada Anak, Normal atau Perlu Diperiksa?
-
4 Rekomendasi Minuman Diabetes untuk Konsumsi Harian, Mana yang Lebih Aman?
-
Apa Itu Food Genomics, Diet Berbasis DNA yang Lagi Tren
-
Bosan Liburan Gitu-Gitu Aja? Yuk, Ajak Si Kecil Jadi Peracik Teh Cilik!
-
Menkes Tegaskan Kusta Bukan Kutukan: Sulit Menular, Bisa Sembuh, Fatalitas Hampir Nol
-
Kabar Gembira! Kusta Akan Diskrining Gratis Bareng Cek Kesehatan Nasional, Ini Rencananya
-
Era Baru Dunia Medis: Operasi Jarak Jauh Kini Bukan Lagi Sekadar Imajinasi
-
Angka Kematian Bayi Masih Tinggi, Menkes Dorong Program MMS bagi Ibu Hamil