Suara.com - Human papillomavirus (HPV) adalah virus menular seksual. Kabar baiknya, kini ada vaksin yang bisa mencegah penularan HPV.
Menurut Centers for Disease Control and Prevention, vaksin ini tersedia untuk mencegah jenis human papillomavirus yang menyebabkan sebagian besar kanker serviks serta beberapa kanker anus, vulva (area di sekitar lubang vagina), vagina, dan orofaring ( belakang tenggorokan termasuk pangkal lidah dan amandel).
Vaksin ini juga mencegah jenis HPV yang menyebabkan sebagian besar kutil kelamin. Vaksin HPV dianggap aman dan efektif untuk melindungi diri Anda dari beberapa jenis HPV.
Tetapi ada kemungkinan kamu telah terpapar virus (HPV) melalui hubungan seksual sebelum mendapatkan vaksin. Situasi itu yang membuat kebingungan tentang apakah seseorang harus mendapatkan vaksin HPV setelah aktif secara seksual atau tidak.
Dikutip dari Healthshots, Dr Niveditha Manokaran, juga dikenal sebagai dr_nive_untaboos di Instagram, seorang dokter kulit dan venereolog dari India dan yang juga bekerja sebagai dokter di bidang kedokteran seksual dan reproduksi dan pengobatan HIV di Sydney memaparkan jawabannya.
"Orang yang sudah aktif secara seksual dapat memiliki vaksin HPV."
“Alasan di balik rekomendasi untuk mendapatkan vaksin sebelum aktif secara seksual adalah karena itu adalah IMS yang umum. Jadi, jika Anda telah memulai kehidupan seksual Anda, kemungkinan Anda terkena virus itu lebih mungkin dan Anda tidak mendapatkan manfaat dari vaksin 100 persen karena Anda mungkin sudah terkena virus itu.”
Dia menambahkan bahwa jika Anda adalah individu yang aktif secara seksual, sulit untuk mengatakan apakah Anda telah terpapar semua jenis vaksin tertentu karena ada sekitar 9 jenis dalam vaksin Gardasil Nine.
Jadi, apakah kita perlu memiliki vaksin HPV atau tidak adalah pilihan pribadi dan itu adalah diskusi yang harus Anda lakukan dengan dokter atau dokter Anda.
Baca Juga: Jadi Salah Satu Pembunuh Perempuan Terbanyak, Bisakah Kanker Serviks Dicegah?
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
Terkini
-
BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut
-
15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak
-
Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa