Suara.com - idak hanya kekebalan tubuhnya yang menurun, kelompok lanjut usia atau lansia juga alami masalah kulit akibat berkurangnya jaringan lemak di kulit.
Sehingga caregiver lansia perlu lebih peduli pada berbagai masalah gangguan kulit pada lansia.
Lansia adalah penduduk yang berusia lebih dari 60 tahun dan jumlahnya semakin bertambah setiap tahun. Menurut data BPS, lansia berjumlah 29,3 juta jiwa atau 29,6 persen dari total penduduk Indonesia
Dijelaskan Spesialis Kulit dan Kelamin, dr. Arini Astasari Widodo, Sp.KK bahwa lansia mengalami perubahan kondisi kulit yang signifikan seperti kulit lebih tipis, kering, dan mengerut atau keriput yang sangat rentan bermasalah.
"Permukaan kulit cenderung kusam dan kasar, mudah memar, menurunnya imunitas kulit, serta timbulnya bercak pigmentasi," ujar dr. Arini dalam acara diskusi Kelompok Studi Dermatologi Geriatri Indonesia (KSDGI), Rabu (13/4/2022).
Ia menambahkan, karena masalah kulit ini akhirnya lansia juga terancam alami berbagai penyakit kulit yang perlu jadi perhatian keluarga pendamping atau bahkan caregiver lansia.
Caregiver adalah seseorang baik formal maupun informal yang telah lulus pendidikan atau pelatihan untuk melakukan pendampingan pada seorang atau kelompok yang tidak mampu merawat dirinya sendiri, baik sebagian atau seluruhnya karena mengalami keterbatasan fisik dan atau mental, seperti lansia.
Apalagi penyakit kulit pada lansia, bisa menurunkan kualitas hidup mereka di usia senja.
“Beberapa penyakit kulit contohnya dermatitis (eksim), infeksi kulit, xerosis cutis (kulit kering), pruritus senilis (mudah gatal), dermatosis eritroskuamosa, keratosis seboroik, lentigo solaris (bercak gelap), dan kanker kulit semakin meningkat angka kejadiannya dengan semakin bertambahnya usia," lanjut dr. Arini.
Baca Juga: Dokter Sebut Lansia Tak Boleh Terlalu Sering Mandi, Mengapa?
Frailty dan disabilitas merupakan indikasi perawatan jangka panjang bagi lansia, karena pada kondisi demikian lansia tidak mampu merawat dirinya sendiri, sehingga
memerlukan bantuan orang lain yang dikenal sebagai caregiver.
"Kulit lansia berbeda dengan usia muda karena sudah mengalamiberbagai perubahan struktur dan penurunan fungsi. Pengertian mengenai hal ini perlu diketahui oleh lansia dan caregiver karena perawatan kulit pada lansia berbeda akibat perubahan pada kulit dan perbedaan masalah kulit yang dialami pada lansia," tutup dr. Arini.
Berita Terkait
-
PHERINI, Krim Pencerah Ketiak dan Selangkangan dengan Niacinamide yang Aman Bagi Kulit Sensitif
-
4 Rekomendasi Oat Cleanser Andalan untuk Menenangkan Kulit Sensitif
-
Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 3 Pilihan Terbaik sesuai Review Pengguna
-
5 Skincare Andalan Asha Assuncao "Terikat Janji" untuk Kulit Sensitif dan Berjerawat
-
Handbody Apa yang Mengandung Kolagen? Ini 5 Pilihan Murah yang Dapat Review Bagus
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
Terkini
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?