Suara.com - Buah-buah salah satu makanan yang baik untuk kesehatan. Selain lezat dan manis, mereka juga dikemas dengan berbagai macam nutrisi yang penting untuk kesehatan kita secara keseluruhan.
Selain buah, biji buahnya juga memiliki beberapa manfaat kesehatan pada tubuh tetapi sering kali tidak disadari.
Berikut ini dilansir dari Bright Side, 5 jenis biji buah yang bisa dikonsumsi dan bermanfaat untuk kesehatan tubuh.
1. Biji semangka
Semangka adalah buah yang memiliki banyak kandungan air. Selain daging buahnya, biji buah semangka juga penuh dengan vitamin C dan antioksidan yang digunakan untuk mengobati jerawat dan membantu mendapatkan kulit yang lebih baik secara keseluruhan.
Anda bisa memakannya dengan menambahkan sedikit minyak zaitun dan sedikit garam sebelum memanggangnya di oven. Anda juga bisa memakannya langsung dari buahnya karena mudah dicerna.
2. Biji pepaya
Selain rasanya yang enak, pepaya adalah buah yang bergizi an manfaatnya sudah tidak diragukan lagi. Biji pepaya juga kaya akan enzim yang dikenal sebagai papain, yang membantu meningkatkan kemampuan pencernaan.
Makan biji pepaya ini baik untuk sistem pencernaan dan kesehatan Anda secara keseluruhan. Anda bisa mengunyahnya bersamaan dengan buahnya atau ditambahnya sebagai bumbu salad.
Baca Juga: Subvarian BA4 dan BA5 dari Varian Omicron Berisiko Lolos dari Antibodi, Ini Kata Ahli!
3. Biji delima
Buah delima mengandung banyak nutrisi penting untuk tubuh. Di sisi lain, biji buah delima dalam dapat membantu Anda menurunkan berat badan.
Cara makan biji pepaya, Anda bisa menaburkannya pada makanan penurun berat badan Anda atau menekannya untuk membuat jus yang sehat
4. Biji alpukat
Alpukat salah buah yang menyehatkan. Beberapa penelitian telah membuktikan bahwa biji alpukat adalah sumber yang kurang dimanfaatkan dan sangat bermanfaat bagi kesehatan jantung dan pembuluh darah.
Saat Anda mengiris alpukat, ambil bijinya dan kupas kulitnya yang berwarna cokelat sebelum dikeringkan. Lalu, masukkan bijinya ke dalam blender hingga berbentuk bubuk yang dapat digunakan sebagai tambahan untuk smoothie atau teh.
5. Biji jeruk
Jeruk adalah buah yang kaya vitamin C. Namun, biji jeruknya tidak pernah menjadi bagian dari makanan kaya jeruk yang ingin kita nikmati.
Tetapi yang tidak kita ketahui adalah bahwa biji jeruk itu dapat mempercepat tingkat energi dalam tubuh kita.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?