Suara.com - Tidur yang cukup dan menjaga hidrasi tubuh adaah dua elemen yang sangat penting untuk kesehatan. Selain menjaga kesehatan secara keseluruhan, minum air juga membantu Anda tidur lebih nyenyak.
Pada tahun 2007, sebuah penelitian telah mengidentifikasi dampak minum air pada pola tidur.
Studi ini menemukan minum air memungkinkan tubuh untuk mencapai suhu inti yang benar, sehingga menyebabkan rasa ngantuk.
Selain memoderasi suhu inti, minum air putih sebelum tidur juga bisa membuat tubuh lebih rileks.
Para ahli telah menyarankan orang dewasa untuk minum air 2 hingga 4,5 liter sehari tergantung pada berat badan dan tingkat aktivitas mereka.
Semakin banyak seseorang bergerak, maka semakin banyak mereka berkeringat dan semakin banyak mereka perlu minum air.
Saat musim panas, Anda sangat perlu menjaga hidrasi tubuh untuk mengkompensasi hilangnya cairan melalui keringat.
Jika tidak, Anda bisa mengalami dehidrasi yang menyebabkan berbagai gejala, termasuk:
- Merasa haus
- Air seni berwarna kuning tua dan berbau tajam
- Pusing
- Kelelahan
- Mulut, bibir, dan mata kering
- Kencing sedikit atau kurang dari empat kali sehari
Cara terbaik untuk mengurangi risiko hidrasi adalah minum air putih. Sementara itu dilansir dari Express, air minum bukan satu-satunya cara untuk mendukung tidur.
Penelitian terbaru menunjukkan makan yang dibatasi waktu, juga dikenal sebagai puasa intermiten dapat membantu tidur nyenyak.
Dr Ashley Ferira mengatakan mengonsumsi makanan dalam jangka waktu harian yang konsisten dapat dikaitkan dengan kualitas tidur yang lebih baik.
NHS juga memiliki sejumlah tips untuk membantu meningkatkan kualitas tidur. Beberapa tips-nya di antara lain:
- Menjaga jam tidur teratur
- Menciptakan lingkungan yang tenang
- Menuliskan kekhawatiran dalam buku harian
- Berolahraga lebih banyak
- Mengurangi asupan kafein dan alkohol
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?