Suara.com - Ada beberapa nutrisi penting yang harus dipenuhi oleh ibu hamil untuk mendukung kehamilan yang sehat. Salah satunya adalah kalsium.
Melansir dari Parents, kebutuhan kalsium pada ibu hamil meningkat pada trimester ketiga, ketika kerangka janin berkembang pesat. Saat itu, janin akan mengambil zat penting dari tulang ibunya, demikian dikatakan Murray Favus, MD, profesor kedokteran di University of Chicago.
Tapi, semesta juga berpihak pada ibu hamil. Dikatakan Ruth Frechman, ahli diet dan juru bicara American Dietetic Association di Los Angeles, tubuh ibu hamil dapat merasakan peningkatan kebutuhan janin dan memproduksi lebih banyak vitamin D. Hal ini memungkinkan para ibu hamil dan ibu menyusui untuk menyerap lebih banyak kalsium yang ada dalam makanan mereka.
Sumber kalsium sendiri bisa didapat dari asupan susu, olahan makanan yang mengandung kalsium, atau suplemen kalsium untuk ibu hamil yang direkomendasikan dokter kandungan.
Lalu, adakah tanda yang bisa diamati kalau ibu hamil kekurangan kalsium? Berikut ini tanda-tanda yang harus diwaspadai, melansir dari Verywell Family.
- Tekanan darah tinggi selama kehamilan
- Lahir prematur
- Berat badan lahir rendah
- Mati rasa dan kesemutan pada jari
- Pertumbuhan bayi lambat
- Bayi tidak mendapatkan cukup kalsium di tulang
- Masalah jantung
- Kram otot dan kaki
- Nafsu makan yang buruk
- Dalam kasus yang jarang terjadi, peningkatan risiko patah tulang
Jadi, pastikan Anda selalu memenuhi kebutuhan kalsium sehari-hari saat hamil, ya!
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?