Suara.com - Kondisi ibu Kiki Farrel, Mama Dahlia kian menurun karena menderita kanker usus sejak 2017. Kiki Farrel mengatakan sekarang ibunda tidak bisa makan dan minum dengan normal.
"Dirawat di rumah terkahir selama dua minggu pas puasa itu dokter ngecek, kenapa tiap makan enggak bisa masuk, air pun enggak bisa masuk. Akhirnya di CT scan akhirnya ketahuan saluran makan sama napas mama menyempit," kata Kiki Farrel, ditemui di kawasan Rawalumbu, Bekasi, Jawa Barat, Senin (9/5/2022).
Kini, ibu Kiki Farrel pun hanya bisa mengonsumsi makanan cair. Karena, nutrisi hanya bisa masuk melalui selang.
Kanker usus juga dikenal sebagai kanker kolorektal, yang berkembang dari lapisan dalam usus dan biasanya didahului oleh pertumbuhan polip.
Polip ini bisa menjadi kanker invasif bila tidak terdeteksi. Kanker usus bisa disebut kanker usus besar atau rektal, tergantung pada letak mulanya.
Sekitar 90 persen kanker usus adalah adenokarsinoma, yang dimulai di jaringan kelenjar yang melapisi usus. Jenis kanker lain yang kurang umum juga dapat memengaruhi usus, termasuk limfoma dan tumor neuroendokrin.
Penyebab kanker usus
Beberapa faktor bisa meningkatkan risiko kanker usus seperti yang dilansir dari Cancer, antara lain:
- Risiko genetik yang diturunkan dan riwayat keluarga
- Penyakit radang usus, seperti penyakit Crohn
- Konsumsi daging merah yang tinggi, terutama daging olahan
- Polip
- Kelebihan berat badan atau obesitas
- Konsumsi alkohol tinggi
- Merokok tembakau
- Pernah didiagnosis kanker usus sebelumnya.
Baca Juga: Gara-Gara Infeksi Virus Corona Covid-19, Bon Jovi Tak Bisa Nyanyi selama 2 Minggu
Sedangkan, gejala kanker usus meliputi:
- Perubahan kebiasaan buang air besar, termasuk diare dan sembelit
- Perubahan konsistensi buang air besar, seperti tinja yang encer
- Darah dalam tinja
- Sakit perut, kembung atau kram
- Nyeri dubur
- Benjolan di anus atau rektum
- Kelelahan yang tidak bisa dijelaskan
- Kelelahan atau anemia
- Darah dalam urine atau sering buang air kecil
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
Terkini
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi