Suara.com - Siapa yang tidak takut dengan ancaman kolesterol tingg? Ancaman ini siap mengintai siapa saja yang memiliki pola hidup tak sehat, dan bisa memicu munculnya penyakit serius. Hal ini bisa diatasi dengan mengkonsumsi buah penurun kolesterol yang tentu saja dikonsumsi sesuai dengan porsi ideal.
Jika pemeriksaan darah menunjukkan hasil di angka 240 mg/dL, maka bisa dikatakan seseorang memiliki kadar kolesterol yang tinggi. Maka dari itu, tubuh kemudian memerlukan asupan serat yang bisa mengikat asam empedu dan menurunkan penyerapan lemak dan kolesterol dalam darah.
Sederet buah penurun kolesterol bisa Anda lihat di bawah ini.
1. Buah Bit
Kandungan buah bit yang cukup kaya bisa membantu seorang menurunkan kadar kolesterol di dalam darahnya. Tentu, konsumsi buah bit juga wajib memperhatikan porsi ideal setiap hari, sehingga konsumsinya tidak berlebihan.
Anda bisa berkonsultasi dengan dokter kepercayaan Anda guna mendapatkan porsi optimal konsumsi buah bit untuk menurunkan kadar kolesterol di dalam tubuh.
2. Alpukat
Dikenal luas sebagai salah satu buah penurun kolesterol, alpukat memiliki kandungan lemak tak jenuh tunggal yang tinggi. Lemak tak jenuh tunggal ini mampu menjaga kesehatan jantung dan menurunkan kadar kolesterol jahat.
Meski demikian jika dikonsumsi dalam porsi terlalu banyak juga tidak dianjurkan, karena bisa membawa dampak yang kurang baik.
Baca Juga: Mata Bintik-bintik Bisa Jadi Tanda Kolesterol Tinggi, Kapan Harus ke Dokter?
3. Pisang
Di dalam pisang terdapat zat yang disebut dengan zat inulin. Zat ini bisa membantu mengurangi kadar kolesterol jahat dari konsumsi berbagai makanan kurang sehat, dan menjaga kadar kolesterol di dalam darah tetap seimbang dan pada batas aman.
Pisang bisa dengan mudah dikonsumsi secara langsung atau ditambahkan dalam berbagai makanan lain, seperti oatmeal.
4. Apel
Konsumsi apel secara rutin bisa membantu Anda menurunkan kadar kolesterol jahat. Zat utama yang berperan adalah zat pektin. Zat pektin sendiri mampu menyerap kolesterol dan lemak jahat di dalam usus halus, kemudian membawanya keluar dari tuubh melalui feses.
Itu tadi setidaknya 4 opsi buah penurun kolesterol yang bisa Anda jadikan opsi. Tentu, untuk porsinya sendiri Anda bisa berkonsultasi dengan dokter kepercayaan Anda, sehingga mendapatkan porsi paling optimal agar efeknya paling baik.
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang