Suara.com - Mudah mengantuk dalam kondisi di tengah kesibukan menjadikan hambatan tertentu yang sangat mengganggu. Memang, idealnya ketika seorang merasa kantuk, direkomendasikan istirahat. Namun terjadi berulang kali, maka sering mengantuk juga bisa jadi indikasi kondisi kesehatan tertentu. Sering mengantuk ciri-ciri penyakit apa sebenarnya?
Sederet hal bisa jadi penyebab seseorang mudah mengantuk. Memang tidak selalu berarti gangguan kesehatan, namun tetap perlu diwaspadai saat hal ini mulai membuat Anda merasa tak nyaman dalam beraktivitas.
Sering Mengantuk Ciri-Ciri Penyakit Apa?
1. Gangguan Kesehatan Mental
Hal pertama yang bisa memicu seseorang sering mengantuk atau mudah mengantuk adalah gangguan kesehatan mental seperti depresi. Mengantuk menjadi salah satu gejala depresi karena kurang berenergi dan hilangnya semangat hidup. Hal ini yang mendasari munculnya rasa kantuk lebih sering, dan muncul pada saat-saat yang tidak biasa.
2. Mengalami Sindrom Kaki Gelisah
Sindrom kaki gelisah atau restless leg syndrome adalah kondisi yang membuat seorang tak bisa menahan keinginan menggerakkan kaki saat sedang berbaring. Rasa tak nyaman di bagian kaki yang terus menerus membuat hal ini terjadi. Akibatnya, waktu tidur menjadi semakin tidak berkualitas dan terus menurun, sehingga tubuh mengalami kelelahan berkepanjangan.
3. Kondisi Narkolepsi
Narkolepsi sendiri dapat dipahami sebagai ketidakmampuan menahan rasa ingin tidur yang terjadi secara berkepanjangan di luar waktu tidur normal. Gejalanya adalah tiba-tiba merasakan otot lemas sehingga tubuh seperti menuntut untuk beristirahat. Gejala lain yang muncul adalah mimpi yang sangat jelas seperti halusinasi.
Baca Juga: Bus Terbalik di Jalan Lintas Medan-Banda Aceh, 21 Penumpang Dilarikan ke Rumah Sakit
4. Parasomnia
Merupakan kondisi gangguan tidur yang lain, yang ditandai dengan tidur sambil berjalan, tidur sambil bicara, membenturkan kepala saat tertidur, dan rasa takut berlebihan di malam hari. Jelas perilaku tersebut bisa mengakibatkan seorang kekurangan waktu tidur berkualitas, sehingga rasa kantung menyerang di pagi, siang, atau sore hari secara mendadak.
5. Penyakit Kronis
Beberapa penyakit kronis juga dapat menyebabkan menurunnya kualitas tidur di malam hari sehingga memicu munculnya rasa kantuk saat siang hari. Misalnya saja seperti nyeri akibat kanker, gangguan metabolisme, dan lain sebagainya.
Itu tadi sederet kemungkinan penyebab kantuk yang muncul mendadak di waktu tak terduga. Jadi bisa dipahami, sering mengantuk ciri-ciri penyakit apa bukan? Untuk mengetahui kondisi lebih pastinya, disarankan menemui dokter.
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!