Suara.com - Penelitian terbaru menunjukkan perlindungan sunscreen terhadap sinar UV bisa lebih baik dengan penambahan kandungan antioksidan alami, contohnya polifenol.
Beberapa sunscreen mulai menambahkan antioksidan seperti vitamin C dan E, untuk menetralisir radikal bebas sekaligus melindungi dari radiasi UVA.
Meski terdengar menjanjikan, banyak riset menemukan bahwa antioksidan tersebut hanya memiliki efek perlindungan yang sangat kecil.
Studi baru yang dilakukan oleh Universitas Bath, Inggris, ini menunjukkan bahwa antioksidan alami yang biasanya ditemukan dalam buah dan tumbuhan, seperti polifenol, punya efek perlindungan ganda terhadap kerusakan kulit akibat sinar UVA.
"Studi kami menunjukkan bahwa jenis antioksidan ini mampu menetralisir radikal bebas dan menjebak besi reaktif bebas, yang keduanya menumpuk di kulit saat terkena radiasi UVA," kata peneliti Charareh Pourzand dari Departemen Farmasi dan Farmakologi Universitas Bath, Inggris.
Selanjutnya, Porzand akan mencari tahu bagaimana mereka dapat meningkatkan umur simpan antioksidan alami tersebut, sehingga tetap aktif dalam waktu lama.
"Penting juga untuk menguji apakah antioksidan ini menawarkan perlindungan ada tingkat yang sama ketika siuji pada manusia," imbuhnya, dilansir The Conversation.
Cara Melindungi Kulit dari Paparan Matahari
Supaya terlindung adalah dengan menghindari sinar matahari antara jam 11 pagi hingga 3 sore. Namun, jika tidak bisa dihindari, Anda perlu memakai pakaian yang menutup kulit.
Baca Juga: 7 Buah Kaya Antioksidan, dari Plum hingga Anggur
Pastikan untuk menggunakan sunscreen dalam jumlah yang tepat, yakni 2 miligram krim per sentimeter persegi kulit. Ini setara dengan dua sendok makan sunscreen, sekaligus untuk wajah dan tubuh.
Penting untuk memilih SPF yang tepa. Untuk kulit sangat terang, gunakan produk ber-SPF tinggi (SPF 50 atau di atasnya).
Untuk kulit yang lebih gelap, disarankan menggunakan SPF 30 ke atas. Jangan lupa untuk mencari logo UVA di wadahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik