Suara.com - Air kelapa merupakan salah satu sumber pelepas dahaga yang dikenal nikmat dan tinggi kandungan elektrolit. Kesegaran air kelapa membuat cairan tersebut kerap dijadikan campuran jus bahkan smoothie.
Dan jika Anda bertanya-tanya, berapa jumlah kalori dalam setiap air kelapa? Yuk simak lebih lanjut paparannya di sini!
Dikutip dari Good House Keeping, konsumsi air kelapa sebenarnya cocok untuk diet rendah kalori dan rendah gula karena hanya memiliki sekitar 45 kalori per cangkir dan sekitar 11 gram gula.
Belum lagi secara alami, air kelapa sarat dengan elektrolit termasuk kalium, magnesium dan fosfor.
Meskipun fakta nutrisi dapat sedikit berbeda berdasarkan tempat asal kelapa, serta kematangan kelapa, rata-rata segelas air kelapa 235 mL memiliki:
- Kalori: 45
- Jumlah Lemak: 0g
- Kolesterol: 0mg
- Natrium: 25mg
- Kalium: 470mg
- Jumlah Karbohidrat: 11g
- Jumlah Gula: 11g
- Protein: 0g
- Kalsium: 4 persen DV
- Magnesium: 4 persen DV
- Fosfor: 2 persen DV
Dilansir dari HealthShots, sebuah penelitian yang diterbitkan Journal of Medicinal Food menyebut bahwa air kelapa baik untuk penderita diabetes karena dapat meningkatkan laju metabolisme dan dikemas dengan nutrisi yang penting.
Air kelapa juga dapat meningkatkan sirkulasi darah dan menormalkan aliran darah dalam tubuh, memastikan penikmatnya terhindar dari masalah yang terjadi karena sirkulasi darah yang buruk.
Tak hanya itu, air kelapa juga membantu menurunkan berat badan karena rendah kalori dan dikemas dengan bio-enzim yang dikenal bisa meningkatkan pencernaan. Minum air kelapa secara teratur membantu menghindari makan berlebihan, menurunkan jumlah kalori yang dikonsumsi.
Terakhir, air kelapa merupakan sumber serat yang kaya, mengandung asam amino yang membantu mengontrol kadar gula. Serat membantu pencernaan gula dalam tubuh Anda dan memperbaiki kondisi penderita diabetes.
Baca Juga: Begini Cara Menjaga Pola Makan Jika Sedang Diet Defisit Kalori dan Olahraga Rutin
Jadi, berapa banyak air kelapa yang bisa diminum setiap hari?
Air kelapa dikemas dengan nutrisi dan mineral serta memiliki indeks glikemik yang rendah. Namun, Anda perlu memilih jenis air kelapa tanpa pemanis dan membatasi asupan hanya satu hingga dua cangkir setiap hari.
Jika Anda memiliki masalah gagal ginjal, Anda harus berhati-hati saat meminum air kelapa karena air kelapa mengandung potasium yang tinggi.
Meskipun nutrisi ini biasanya sehat untuk tubuh, pada pasien ginjal gagal, mereka kesulitan membuang kelebihan potasium. Air kelapa dapat memberikan sumber potasium yang tidak terduga dan bisa mengakibatkan hiperkalemia yang menunjukkan terlalu banyak potasium dalam darah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat
-
Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik
-
Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien
-
Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik
-
Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda
-
Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini
-
Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif
-
Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan