Suara.com - Banyak orang mungkin suka mendengarkan musik atau bernyanyi di kamar mandi. Tetapi, kebiasaan bernyanyi sambil mandi sering dianggap kurang etis atau kurang baik.
Padahal mandi sambil bernyanyi itu memberikan banyak manfat kesehatan. Terlebih, bernyanyi di kamar mandi juga bisa bertindak sebagai pelumas untuk kehidupan sosial yang lebih baik.
Berikut ini dilansir dari Liifef Hack, beberapa manfaat mandi sambil bernyanyi pada kesehatan tubuh dan pikiran.
1. Meningkatkan kepercayaan diri
Bernyanyi di kamar mandi bisa membantu meningkatkan kepercayaan diri dan harga diri. Karena dorongan kepercayaan diri dan harga diri ini, Anda bisa mengatasi kecemasan, rasa sedih dan kesepian dengan lebih baik.
Menurut studi baru, bernyanyi sambil mandi membantu melepaskan bahan kimia oksitosin yang meningkatkan rasa percaya dan ikatan.
2. Mengurangi stres
Bernyanyi di kamar mandi juga membantu mengurangi stres. Bernyanyi itu sama halnya dengan melatih paru-paru, sehingga Anda bisa menghirup oksigen lebih banyak. Pada akhirnya, ini bisa mengurangi tingkat stres.
Karena, stres dan pernapasan sangat terkait erat. Oleh sebab itu, orang yang sedang stres biasanya disarankan menarik napas dalam ketika gugup.
Baca Juga: Peneliti Temukan Dahak pada Jantung, Tanda Infeksi Parah Virus Corona Covid-19
3. Meningkatkan daya ingat
Saat Anda bernyanyi, Anda biasanya sangat menghafal liriknya atau setidaknya selalu berusaha mengingat liriknya. Karena itu, bernyanyi bisa disebut sebagai aktivitas otak.
Bernyanyi di kamar mandi adalah kesempatan bagus untuk menjaga otak Anda tetap bekerja sebagaimana mestinya.
4. Menurunkan tekanan darah
Bernyanyi di kamar mandi membantu melepaskan hormon stres, yakni kortisol. Hormon ini diketahui dapat meningkatkan tekanan darah, gula darah dan dapat menyebabkan peradangan pada tubuh Anda.
5. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli