Suara.com - Di tengah kondisi Ruben Onsu yang masih sakit, kini giliran anaknya, Thalia Putri Onsu yang dilarikan ke rumah sakit karena mimisan.
Sarwendah yang panik melihat Thalia Putri Onsu mimisan pun langsung berusaha menyumbat hidung anaknya dengan tisu.
Menurut istri Ruben Onsu tersebut, anaknya memang mudah mimisan ketika kelelahan dan kepanasan.
"Cici (Thalia) lari-larian kecapekan, dia kalau kepanasan enggak bisa memang," kata Sarwendah dalam kanal video YouTube The Onsu Family yang diunggah Rabu (6/7/2022).
Mimisan merupakan pendarahan yang mengalir dari bagian dalam hidung. Kondisi ini bisa terjadi pada semua usia, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.
Mimisan terjadi akibat pecahnya pembuluh darah dalam hidung. Kondisi ini pun cukup lazim, terutama ada anak-anak.
Anak-anak lebih rendah mengalami mimisan karena jumlah pembuluh darah di dinding saluran hidungnya jauh lebih banyak dibandingkan orang dewasa.
Ada pula penyebab lain mimisan termasuk pengaruh zat kimia, infeksi, kelainan pembuluh darah di hidung, serta penyakit seperti hipertensi.
Dilansir dari Hellosehat, sebaiknya orangtua tetap tenang dan tidak panik ketika anak mimisan. Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan sebagai pertolongan pertama.
Baca Juga: 4 Kondisi Kesehatan yang Sebaiknya Menunda Perjalanan dengan Pesawat, Termasukk Kehamilan?
1. Arahkan anak duduk tegak dan arahkan tubuh ke depan
Kebanyakan orang biasanay menyuruh anak mimisan berbaring atau menengadahkan kepala ke belakang. Padahal, posisi ini salah dan tidak dianjurkan.
Karena posisi ini, justru akan membuat darah masuk kembali ke hidung dan menyumbat jalan napas.
Jadi, sastikan posisi anak tetap tegak dan arahkan tubuh sedikit ke depan. Posisi ini mencegah darah kembali masuk ke hidung atau saluran napas.
2. Pencet cuping hidung selama 10 menit
Anda juga bisa memencet cuping hidung anak selama 10 menit untuk mengatasi mimisan. Tindakan ini bertujuan memberikan penekanan pada titik pendarahan agar darah berhenti mengalir. Tapi, jangan lupa minta anak bernapas melalui mulut sementara.
3. Kompres dingin
Anda juga bisa meletakkan kompres dingin pada hidung agar mimisan segera berhentu. Tapi, jangan langsung tempelkan es batu ke hidung. Anda bisa membungkuskan dengan handuk yang lembut.
Bila semua cara di atas sudah dilakukan dan darah tetap mengalir lebih dari 10 menit, lebih baik segera ke dokter untuk mendapatkan penanganan medis. Dokter akan memberikan obat yang sesuai dengan penyebab mimisan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak
-
Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini
-
Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes
-
Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol
-
Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu
-
Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat
-
Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak
-
Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh
-
Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C
-
Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma