Suara.com - Otoritas Makau kembali mengalihfungsikan dua hotel di resor kasino sebagai fasilitas medis khusus Covid-19. Tindakan itu dilakukan akibat lonjakan infeksi Covid-19 yang masih terjadi di pusat perjudian terbesar di dunia tersebut.
Sebanyak 800 kamar dari Hotel Grand Lisboa Palace milik SJM Holdings dan Hotel Grand Hyatt milik Melco Resorts diubah sebagai kamar untuk menampung pasien Covid-19 yang harus karantina.
Hotel Sheraton Sands China dan resor Londoner sebelumnya juga telah lebih dulu digunakan sebagai fasilitas karantina di sana. Pihak berwenang menyampaikan, lebih dari 15.000 orang masih menjalani karantina saat ini.
Sebanyak 22 bangunan area tempat tinggal di seluruh Makau telah dikunci saat dilakukan pengujian massal putaran kelima untuk semua penduduk.
Bangunan tertutup termasuk Hotel Grand Lisboa yang terkenal di semenanjung utama Makau yang ramai. Lebih dari 500 orang dikurung di dalam hotel setidaknya selama lima hari sejak Selasa setelah kasus terinfeksi ditemukan di sana.
Makau hanya memiliki satu rumah sakit umum bagi sekitar 600.000 penduduknya. Kini pemerintah setempat telah memperluas sistem medis sebelum wabah virus corona merebak.
Pihak berwenang telah mendirikan rumah sakit darurat di sebuah pusat olahraga dekat jalur Cotai bergaya Las Vegas di kota itu, dengan 600 pekerja medis yang datang dari daratan untuk membantu.
Lebih dari 90 persen penduduk Makau telah mendapat vaksinasi penuh. Tetapi saat ini menjadi pertama kalinya kota itu menghadapi lonjakan kasus Covid-19 akibat varian Omicron. Makau sendiri mengadaptasi kebijakan "nol-Covid" China yang bertujuan untuk menekan wabah.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia