Suara.com - Kebanyakan orang mungkin akan melihat angka pada timbangan juga bentuk tubuhnya sebagai indikator keberhasilan diet untuk menurunkan berat badan. Ternyata, adabyang lebih penting dari memastikan kedua hal tersebut.
Pagiat kesehatan yang juga mantan atlet binaragawan Ade Rai mengungkap enam tanda apabila diet berhasil, apa pun metode diet yang dilakukan.
"Apapun diet kita, kalau ternyata secara kalori terjadi yang namanya penurunan daripada makanan yang kita lakukan sebelumnya, berarti sukses dietnya," ujar Ade Rai dikutip dari kanal YouTube pribadinya Dunia Ade Rai, Selasa (12/7/2022).
Tanda kedua, gula darah stabil. Sehingga tidak terjadi fluktuasi yang bisa menyebabkan unstable energy atau ketidakstabilan energi. Kondisi gula darah yang naik turun juga bisa menyebabkan suasana hati sering berubah-ubah.
Kemudian, tanda ketiga, selama diet harus mengenyangkan. Hal itu berkaitan dengan jenis makanan yang dipilih. Bukan berarti mengurangi jumlah kalori harus makan sedikit mungkin.
"Ini berbicara soal salah satu sumber makronutrisi. Karbohidrat kebanyakan akhirnya terjadi nomor dua (gula darah fluktuasi) dan nomor tiga tidak mengenyangkan. Jadi makan terus dan gula darah jadi naik turun," jelasnya.
Tanda keempat, perlu dipastikan terjadi pembakaran lemak. Hal itu bisa dipastikan dengan mengukur massa lemak dalam tubuh secara berkala.
Tanda kelima, Ade Rai mengingatkan bahwa diet harus dilakukan dengan menyenangkan. Sehingga perlu juga kreativitas agar tidak terasa membosankan.
"Diet dijadikan sebagai lifestyle, bukan dijadikan sebagai program. Karena kalau program itu ada awal dan akhir. Dan yang keenam, diet bagaimanapun juga harus berkontribusi terhadap kesehatan. Eggak mau kan gara-gara diet malah jadi sakit," pesannya.
Baca Juga: 6 Kebiasaan Makan Terbaik untuk Mengurangi Peradangan
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini