Suara.com - Penyanyi Melly Goeslaw menjalani tindakan operasi bariatrik hari ini, Minggu (17/7/2022). Kabar tersebut disampaikan langsung olehnya melalui media sosial.
"Bismillah aku mau membagikan momen bahagiaku, salah satu langkah besar di hidupku, yang ternyata sangat menyenangkan. Aku melakukan Bariatric," tulis Melly pada akun Instagram pribadinya, Minggu (17/7/2022).
Operasi bariatrik merupakan tindakan bedah medis untuk penurunan berat badan. Dokter akan lakukan perubahan pada sistem pencernaan agar tubuh bisa menurunkan berat badan.
Operasi bariatrik biasanya dilakukan apabila program diet dan olahraga tidak berhasil. Pada kasus tertentu, operasi itu juga hiasanya dilakukan terhadap pasien yang memiliki masalah kesehatan yang serius karena berat badan.
Dikutip dari Mayo Clinic, dampak dari operasi itu bisa membuat seseorang harus membatasi seberapa banyak asupan makannya. Prosedur lain bekerja dengan mengurangi kemampuan tubuh untuk menyerap nutrisi. Beberapa prosedur melakukan keduanya.
Usai operasi, pasien biasanya harus membuat perubahan gaya hidup sehat secara permanen pada pola makan dan berolahraga secara teratur untuk membantu memastikan keberhasilan operasi bariatrik jangka panjang.
Operasi bariatrik juga dilakukan untuk bantu menurunkan berat badan berlebih dan mengurangi risiko masalah kesehatan terkait berat badan yang berpotensi mengancam jiwa. Seperti, penyakit jantung dan stroke, tekanan darah tinggi, penyakit hati berlemak non alkohol (NAFLD) atau steatohepatitis nonalkohol (NASH), Apnea tidur, dan diabetes tipe 2.
Operasi bariatrik itu biasanya hanya boleh dilakukan pada orang yang sudah coba menurunkan berat badan dengan memperbaiki pola makan dan kebiasaan olahraga tapi gagal.
Apabila telah dipastikan memenuhi syarat untuk operasi bariatrik, tim perawatan kesehatan akan memberi petunjuk tentang cara mempersiapkan jenis operasi yang spesifik dilakukan. Pasien mungkin perlu menjalani berbagai tes laboratorium dan pemeriksaan sebelum operasi.
Baca Juga: Melly Goeslaw Jalani Operasi Bariatrik, Ini Manfaat dan Risiko yang Bisa Muncul
Bahkan juga harus membatasi makan dan minum juga obat apa yang dikonsumsi. Pasien mungkin diminta untuk memulai program aktivitas fisik dan menghentikan penggunaan tembakau jenis apa pun.
Berita Terkait
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Tinjau Program Stunting, Melly Goeslaw Ingatkan Pemerintah: Ini Investasi Masa Depan Bangsa
-
Melly Goeslaw Puji Konsep Resepsi El dan Syifa: Orang Tuanya Gak di Pelaminan!
-
Akui Salah Kostum, Melly Goeslaw Puji Resepsi El Rumi dan Syifa Hadju: Orang Tuanya Gak di Pelaminan
-
5 Terapi Obesitas yang Mulai Banyak Digunakan, dari Diet hingga Balon Lambung
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?