Suara.com - Seorang warga negara AS menggugat perusahaan permen Mars karena terus menggunakan nanopartikel sebagai bahan dalam permen Skittles. Ini berpotensi beracun bagi yang mengonsumsinya.
Gugatan class action, yang diajukan minggu lalu di California oleh Jenile Thames dan lainnya, mengklaim bahwa Mars gagal memperingatkan pelanggan tentang bahan kimia, titanium dioksida.
Menurut gugatan, dilansir Science Alert, kandungan tersebut tidak layak untuk dikonsumsi manusia. Karenanya, perusahaan dianggap melakukan penipuan karena kelalaian.
Sementara Mars mengklaim bahwa Skittles dibuat sesuai peraturan BPOM AS (FDA), yang mengizinkan penggunaan titanium dioksida kurang dari satu persen dari berat kering makanan, dan perusahaan tidak melakukan kesalahan.
Titanium dioksida (TiO2) merupakan zat pewarna putih yang biasa digunakan dalam kembang gula, kue kering, dekorasi kue, lilin, pasta gigi, kosmetik, cat, dan kertas.
Namun pada Maret tahun ini, titanium dioksida telah dilarang sebagai bahan tambahan makanan di Eropa karena kekhawatiran seputar genotoksisitas, kerusakan DNA yang dapat menyebabkan kanker.
Bahan tersebut juga memiliki ketidakpastian tentang berapa banyak yang aman untuk dikonsumsi.
Gugatan itu menuduh bahwa Mars tidak memperingatkan konsumen tentang risiko memakan makanan manis yang mengandung titanium dioksida.
"Terdakwa mengandalkan daftar bahan yang disediakan dalam cetakan sangat kecil di belakang Produk, pembacaan yang dibuat bahkan lebih menantang dengan kurangnya kontras warna antara font dan kemasan," klaim gugatan.
Mereka pun membandingkan Skittles dengan merek permen berwarna cerah lain seperti Sour Patch Kids, Swedish Fish, dan Nerds yang tidak mengandung titanium dioksida.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak
-
Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan
-
Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari
-
Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit
-
Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya