Suara.com - Pemain 'Game of Thrones' Emilia Clarke mengungkap kembali kondisinya yang pernah menderita aneurisma otak sebanyak dua kali pada 2011 dan 2013 silam.
Aktris 35 tahun ini takjub dirinya masih bisa berbicara dan menjalani hidupnya secara normal.
"Sungguh luar biasa bahwa saya dapat berbicaram terkadang secara jelas, dan menjalani hidup sepenuhnya normal tanpa dampak sama sekali," kata Clarke, ketika diwawancara di acara BBC Sunday Morning, Minggu (17/7/2022).
Berdasarkan laman Mayo Clinic, aneurisma otak merupakan tonjolan di pembuluh darah di otak. Seringnya, aneurisma terlihat seperti buah beri yang bergantung di batang pembuluh darah.
Aneurisma dapat bocor atau pecah, menyebabkan pendarahan ke otak atau stroke hemoragik. Kondisinya bisa mengancam jiwa bila sampai pecah.
Gejala aneurisma otak
Aneurisma pecah
Sakit kepala parah yang tiba-tiba adalah gejala utama dari aneurisma yang pecah, seringnya digambarkan sebagai "sakit kepala terburuk".
Selain sakit kepala, tanda lainnya berupa:
Baca Juga: Sampai Kalut! Ruben Onsu Sebut Sarwendah Punya Kista di Batang Otak
- Mual dan muntah
- Leher kaku
- Penglihatan kabur atau ganda
- Kepekaan terhadap cahaya
- Kelopak mata terkulai
- Penurunan kesadaran
- Kebingungan
Aneurisma bocor
Dalam beberapa kasus, aneurisma dapat mengeluarkan sedikit darah. Kebocoran ini hanya dapat menyebabkan sakit kepala yang tiba-tiba dan sangat parah.
Seringnya aneurisma pecah setelah terjadi kebocoran.
Aneurisma tidak pecah
Aneurisma otak yang tidak pecah mungkin tidak menimbulkan gejala, terutama jika ukurannya kecil. Ketika ukurannya bertambah besar, aneurisma bisa menekan jaringan otak dan saraf, yang bisa menyebabkan:
- Nyeri di atas dan di belakang satu mata
- Pupil melebar
- Perubahan penglihatan atau penglihatan ganda
- Mati rasa di satu sisi wajah
Akibat kondisinya, Clarke menjalani dua operasi, yang satu berhasil dan yang kedua gagal hingga menyebabkan pendarahan besar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini
-
Solusi Bijak Agar Ibu Bekerja Bisa Tenang, Tanpa Harus Mengorbankan Kualitas Pengasuhan Anak
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!
-
Tidak Semua Orang Cocok di Gym Umum, Ini Tips untuk Olahraga Bagi 'Introvert'
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya
-
Indonesia Masih Kekurangan Ahli Gizi, Anemia hingga Obesitas Masih Jadi PR Besar
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit
-
Super Flu: Ancaman Baru yang Perlu Diwaspadai
-
3D Echocardiography: Teknologi Kunci untuk Diagnosis dan Penanganan Penyakit Jantung Bawaan
-
Diam-Diam Menggerogoti Penglihatan: Saat Penyakit Mata Datang Tanpa Gejala di Era Layar Digital