Suara.com - Seorang pria mengalami nyeri di organ intim dan wajah memerah setelah menggunakan tisu pembersih toilet untuk membersihkan organ intim, alih-alih menggunakan tisu khusus untuk area intim.
Pria bernama Leon Gleed itu tidak menyadari dirinya telah menggunakan tisu pembersih toilet untuk membasuh organ intim.
Karena, kekasihnya yang membeli tisu pembersih toilet itu dari supermarket dan meletakkannya di kamar mandi.
Setelah beberapa kali ke toilet dan membasuh organ intimnya menggunakan tisu pembersih toilet tersebut, Leon mulai mengalami sedikit ruam dan iritasi.
Beberapa hari setelahnya, ia mengalami ruam yang semakin parah. Saat itulah ia baru menyadari tisu yang digunakannya untuk membasuh organ intim menjadi penyebabnya.
Tetapi, kekasihnya justru terbahak-bahak mendengar pengakuannya. Sedangkan, dirinya justru menyalahkan tisu pembersih toilet tersebut yang seharusnya diberi label lebih jelas.
"Saya pikir itu hanya tisu basah biasa, tertanyata itu tisu untuk membersihkan toilet. Saat saya mengalami rasa sakit, saya baru memeriksa bungkusnya," kata Leon dikutip dari Metro UK.
Leon merasa dirinya sangat konyol menggunakan tisu pembersih toilet yang 99 persen membunuh bakteri untuk membasuh organ intimnya.
"Satu-satunya cara saya menggambarkan kondisi saya waktu itu sangat panas, yang mana 10 kali lebih buruk," jelasnya.
Baca Juga: Beberapa Posisi Seks yang Paling Banyak Membakar Kalori
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
Terkini
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini