Terapi wicara. (Dok: Elements Envanto)
Penting untuk pasien menghindari suhu yang ekstrem serta angin kencang. Tidak hanya itu, air juga jangan sampai masuk ke dalam stoma.
4. Menghirup udara ke esofagus
Esofagus sendiri merupakan bagian yang menghubungnkan kerongkongan dan lambung. Pada hal ini terapis juga harus mengajari pernapasan melalui esofagus. Hal ini agar alur pernapasan tepat dan benar.
5. Produksi bicara
Hal penting lainnya yaitu pasien yang belajar vokal kembali. Nantinya pasien diajarkan untuk mengucapkan konsonan suku kata perlahan. Setelah itu, belajar kata hingga frasa hingga bisa kembali berkomunikasi dengan orang lain.
Jangka panjang
Pada jangka panjang sendiri proses terapis wicara ini menginginkan keberhasilan akan beberapa hal di antaranya sebagai berikut:
- Pasien dapat menggunakan media nonlaring untuk bisa menghasilkan suara untuk berkomunikasi dengan orang lain.
- Dapan menggunakan komunikasi nonverbal untuk memperkuat pesan yang ingin disampaikannya.
- Dapat mendemonstrasikan perawatan diri terkait pembersihan stoma atau prosesis trakea.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem