Suara.com - Selepas menjalani prosedur operasi caesar, biasanya ibu akan memiliki bekas operasi yang cukup mencolok. Nah, untuk Anda, ibu yang ingin memudarkan bekas operasi caesar ini, artikel ini akan cocok karena memiliki informasi mengenai cara yang dapat digunakan untuk menyamarkan bekas luka tersebut.
Luka setelah operasi caesar sendiri merupakan luka yang muncul akibat prosedur yang dijalankan. Idealnya ukuran luka ini akan cukup panjang, sesuai yang dibutuhkan untuk membantu persalinan. Namun demikian bagi sebagian orang bekas luka ini dirasa kurang nyaman, sehingga berbagai upaya dilakukan untuk menyamarkan atau menghilangkannya.
beberapa cara bisa dilakukan untuk membantu mengurangi bekas luka yang muncul, antara lain adalah sebagai berikut.
1. Menggunakan Plester Bekas Luka
Setelah luka sudah kering dan pendarahan yang dialami berhenti, Anda bisa mulai merawat bekas lukanya. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan memakai plester bekas luka yang dapat menekan bekas luka. Plester ini akan membantu agar bekas luka tidak menonjol atau menjadi keloid.
2. Mobilitas Lebih Awal
Tentu hal ini harus dalam pengawasan dan rekomendasi dokter. Mobilitas lebih awal bisa membantu tubuh memiliki sirkulasi darah lebih lancar, sehingga proses pemulihan luka berjalan lebih cepat pula. Namun demikian hal ini tetap harus mengacu pada kondisi ibu, agar tetap aman dan risiko terjadinya hal tidak diinginkan bisa ditekan.
3. Mengkonsumsi Makanan Bernutrisi
Kandungan nutrisi di dalam makanan juga akan membantu pemulihan dan memudarkan bekas operasi caesar. Utamanya makanan-makanan yang mengandung vitamin C, vitamin D, dan juga protein. Ketiga nutrisi ini dapat mendukung proses pemulihan, sehingga bekas luka bisa diminimalisir dan dipudarkan.
4. Penggunaan Berbagai Krim dan Perawatan
Penggunaan berbagai krim dan perawatan bekas luka bisa digunakan, seperti produk krim atau minyak dengan kandungan tertentu. Anda bisa secara langsung meminta rekomendasi produk yang tepat untuk mendukung pemulihan luka dan memudarkan bekas luka operasi caesar pada dokter kepercayaan Anda.
Itu tadi empat cara memudarkan bekas operasi caesar yang bisa Anda terapkan. Jelas, yang harus diutamakan adalah apa yang disampaikan oleh dokter kepercayaan Anda sehingga dapat memudarkan bekas luka tersebut dengan efektif dan efisien.
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?