Suara.com - Update Covid-19 global mengabarkan Selandia Baru atau New Zealand untuk pertama kalinya membuka perbatasan sejak Maret 2020 akibat pandemi.
Sementara data Worldometers, Rabu (4/8/2022) mencatat, infeksi baru masih bertambah 815 ribu kasus baru sehari, dengan 1.882 orang dinyatakan meninggal dunia.
Kini total yang sudah terinfeksi ada 584 juta orang dengan 6,4 juta diantaranya meninggal dunia. Jumlah orang yang bisa menularkan virus atau kasus aktif tercatat masih ada 22,9 juta orang.
Kemudian dikutip BBC News, otoritas imigrasi Selandia Baru kembali menerima pendatang luar negeri dengan visa dan mereka yang menggunakan visa pelajar.
Menurut Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern, pembukaan kembali perbatasan ini dibarengi dengan upaya berhati-hati. Apalagi syaratnya, pendatang perlu divaksinasi lengkap dua dosis, tapi tetap tidak ada syarat karantina.
Lantaran perbatasan sudah dibuka, maka kapal pesiar dan kapal rekreasi asing milik negara lain sudah diizinkan berlabuh di pantai Selandia Baru.
Adapun pembukaan perbatasan ini dilakukan secara bertahap sejak Februari, sehingga memungkinkan warganya yang sudah divaksinasi bisa kembali datang ke Australia.
Sedangkan pada Mei, negara tersebut menyambut wisatawan dari lebih dari 50 negara yang terdaftar bebas visa.
"Kami bersama seluruh dunia, terus menangani pandemi global dengan aksi nyata, seraya tetap menjaga masyarakat kami tetap aman, tapi juga pendapatan negara tetap sejahtera," ungkap Ardern dalam pidatonya.
Baca Juga: Update COVID-19 Jakarta 3 Agustus: Positif 2.532, Sembuh 2.187, Meninggal 4
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?