Suara.com - Telur salah satu makanan utama sehari-hari yang memiliki banyak nutrisi. Kebanyakan orang yang sedang menurunkan berat badan mengonsumsinya sebagai makan diet.
Bahkan, ada diet telur rebus yang menganjurkan Anda untuk makan telur seharian. Walau begitu, para ahli percaya bahwa makan telur berlebihan bisa menyebabkan efek berbahaya pada tubuh.
Sebagian besar diet penurunan berat badan ini fokus pada pengendalian karbohidrat dalam diet Anda. Anda yang menjalani diet telur ini tidak hanya mendapatkan asupan protein, tetapi juga nutrisi lainnya.
Satu butir telur mengandung 75 kalori, 7 gram protein berkualitas tinggi, 5 gram lemak, dan 1,6 gram lemak jenuh, bersama dengan zat besi, vitamin, dan mineral.
Protein memainkan peran kunci dalam memperbaiki, meningkatkan metabolisme, memberikan kekebalan dan lainnya.
Tapi dilansir dari Times of India, hanya makan telur sebagai pengganti makanan lain dapat menyebabkan penambahan berat badan dan masalah kesehatan lainnya.
Makan terlalu banyak telur bisa menyebabkan kembung pada beberapa orang. Bahkan, kelebihan konsumsi kuning telur dapat memicu kadar kolesterol dan menyebabkan penambahan berat badan pada beberapa orang.
Rupali Dutta mengatakan diet ini penuh dengan kolesterol dan lemak. Karena itu, ia tidak merekomendasikan diet ini kepada semua orang.
Pada orang dewasa, kondumsi dua telur saja dalam sehari sudah cukup. Bahkan, dua telur ini terbari dari 1 putih telur tanpa kuning telur dan 1 telur utuh.
Baca Juga: Kasus Cacar Monyet Mayoritas Menjangkit Homoseksual, Perdoski Tegaskan Soal Ini
Beberapa ahli gizi juga merekomendasikan bahwa Anda harus makan telur dalam satu kali makan, daging tanpa lemak dan konsumsi sumber protein vegetarian bersih untuk makanan terakhir.
Hal itu karena konsumsi telur setiap kali makan bukanlah ide yang baik untuk kesehatan tubuh secara keseluruhan. Anda bisa mengonsumsi bayam, alpukat, jamur, kangkung, dan kacang hijau yang menyehatkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh
-
Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak