Suara.com - Menyusui memiliki manfaat bagi ibu dan bayinya. Meski menjadi pilihan pribadi, dokter sering merekomendasikan pemberian ASI ekslusif selama enam bulan pertama dalam kehidupan bayi.
Sebab, menyusui dapat meningkatkan ikatan emosional antara sang ibu dan buah hatinya karena pelepasan hormon yang menenangkan, seperti oksitosin dan prolaktin. Kedua hormon tersebut mengurangi stres dan meningkatkan perasaan positif sang ibu.
Penelitian juga membuktikan bahwa menyusui berkaitan dengan perkembangan kognitif sang anak, yang artinya meningkatkan kemampuan memecahkan masalah, lapor The Health Site.
Namun, dokter anak asal India sekaligus co-founder Continua Kids, Himani Narula, mengatakan bahwa ada empat manfaat lain dari menyusui yang kurang diketahui, yakni:
1. Bayi yang mendapat ASI berkinerja 1 hingga 6 bulan lebih cepat dari yang tidak disusui. Studi dari Oxford juga menunjukkan bahwa mereka memiliki kemampuan kognitif yang lebih baik dan masalah perilaku yang lebih rendah.
2. Anak-anak yang disusui memiliki hasil pendidikan yang lebih baik pada usia lima tahun.
3. Penelitian telah membuktikan bahwa bayi yang disusui memiliki daya ingat yang lebih baik dan skor kecerdasan verbal yang lebih tinggi.
4. Bayi yang diberi ASI dikenal lebih sehat dan risiko terkena penyakitnya lebih sedikit, membantu mereka berkembang menjadi lebih baik.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyarankan pemberian ASI ekslusif sampai 6 bulan dan lanjut menyusui sampai usia 2 tahun, bersama dengan makanan pendamping atau MPASI.
Baca Juga: Puan Maharani Ajak Masyarakat Dukung Ibu Beri ASI Eksklusif
ASI memberi bayi nutrisi yang ideal dan mendukung pertumbuhan dan perkembangan, karenanya penting bagi mereka untuk mendapatkannya bila sang ibu mampu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat
-
Perawatan Gigi Anak yang Nyaman, Bantu Si Kecil Tumbuh dengan Senyum Sehat dan Percaya Diri
-
Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance