Suara.com - Memelihara kucing kerap dianggap menjadi ancaman bagi pasangan yang berencana untuk memiliki buah hati. Banyak orang percaya, kucing bisa menyebarkan penyakit toksoplasma yang berbahaya bagi kandungan.
Toksoplasma sendiri merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi parasit Toxoplasma gondii, yang umum pada kotoran kucing dan makanan yang terkontaminasi.
Dikutip dari laman Hello Sehat, kemungkinan tertular toksoplasma saat sedang hamil atau baru merencanakan kehamilan termasuk rendah, sehingga anggapan bahwa memelihara kucing bikin susah hamil belum tentu tepat.
Sebaliknya, memelihara kucing akan membangun kekebalan tubuh terhadap parasit tersebut. Lebih lanjut, berikut cara-cara terhindar dari toksoplasma jika memelihara kucing:
- Pakai sarung tangan saat mengganti pasir kotoran kucing dan selalu cuci tangan setelah membersihkannya.
- Pastikan kotak kotoran kucing diganti setiap hari karena parasit tidak menular sejak 1-5 hari setelah kucing buang air besar.
- Berikan kucing makanan kering atau kaleng, bukan daging mentah.
- Tidak memelihara kucing baru saat hamil karena kesehatannya belum Anda ketahui.
- Simpan kotak kotoran kucing pada luar ruangan.
- Lakukan pemeriksaan dengan dokter hewan untuk tes infeksi toksoplasmosis.
- Jika kucing terbukti positif membawa parasit toksoplasmosis, Anda dapat memutuskan untuk menempatkan si hewan berbulu dalam penitipan hewan.
Anda juga bisa periksa ke dokter untuk memastikan terkena parasit ini atau tidak. Ceritakan bahwa Anda pelihara kucing dan khawatir akan susah hamil nantinya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia