Selain karena tindik telinga bayi, ada pula penyebab atau faktor risiko lainnya sehingga si kecil mengalami infeksi, di antaranya adalah:
- Terdapat kuman serta bakteri,
- Pemasangan anting terlalu ketat,
- Alergi terhadap salah satu bahan metal dalam anting, dan
- Ada bagian anting yang masuk ke dalam daun telinga.
Berikut adalah gejala atau tanda saat tindik telinga bayi mengalami infeksi, yaitu:
- Kemerahan,
- Pembengkakan area telinga,
- Terasa hangat saat disentuh, anak mengalami demam,
- Keluar nanah pada luka.
Pertolongan pertama yang orangtua bisa lakukan untuk mengatasi infeksi akibat tindik telinga adalah membersihkan area telinga dengan saline atau larutan garam.
Hindari membersihkan area infeksi dengan kapas yang mengandung alkohol karena akan meningkatkan sensitivitas.
Dokter juga kemungkinan akan memberikan rekomendasi untuk tetap menjaga kebersihan telinga serta mengoleskan salep antibakteri.
Jika setelah dua hari infeksi pada telinga bayi tidak juga membaik, segera bawa si kecil kembali ke dokter.
Kemungkinan, perlu waktu 1 – 2 minggu sampai infeksi benar-benar sembuh sampai bayi bisa menggunakan anting kembali setelah tindik telinga.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh