Suara.com - Setelah membaca ini, jangan lagi membuang kulit pisang. Sebab, ternyata kulit pisang mengandung gizi yang melimpah, tidak kalah dengan buahnya.
Sebuah penelitian baru-baru ini menunjukkan bahwa kuli pisang yang direbus, dikeringkan, dan digiling menjadi tepung, dapat diolah menjadi makanan yang sama enaknya dengan kue yang terbuat dari gandum.
Peneliti mengatakan produk kulit pisang sangat aman dikonsumsi. Bahkan, memiliki kandungan mineral dan nutrisi yang dapat melawan kanker.
Dalam percobaan, dilansir Science Alert, kue gula yang dibuat menggukan tepung kulit pisang mengandung lebih banyak serat, magnesium, potasium, dan senyawa antioksidan.
Tetapi sisi negatifnya, terlalu banyak menggunakan kulit pisang akan menghasilkan kue panggang yang agak cokelat dan keras, kemungkinan karena kandungan seratnya yang tinggi.
Produk dari kulit pisang juga dapat disimpan dengan baik selama tiga bulan dalam suhu kamar.
Walau studi ini hanya menggunakannya untuk kue panggang, peneliti menyarankan untuk mengolah tepung kulit pisang dalam roti dan pasta.
Tahun lalu, sebuah penelitian terhadap kue kulit pisang menemukan bahwa kuning dari kulit memberi warna makanan alami.
Studi pada 2016 juga menemukan bahwa mengganti tepung terigu dengan 10 persen tepung kulit pisang dapat memperkaya roti panggang dengan kandungan protein, karbohidrat dan lemak.
Baca Juga: Denny Sumargo Bikin Konten 'Pisang' Bareng Maria Vania, Netizen: Wah, Cari Gara-gara Lu Bang
Tidak hanya sebagai pilihan yang sehat, mengonsumsi kulit pisang juga bisa membantu mengurangi sisa makanan. Sekitar 40 persen berat pisang ada di kulitnya, dan bagian yang kaya nutrisi ini dibuang begitu saja.
Tetapi ingat, bukan berarti bisa memakan kulit pisang mentah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh