Suara.com - Banyak stigma yang masih melekat pada kata 'aborsi', salah satunya kaitan antara aborsi dengan kondisi mental perempuan.
Banyak orang meyakini bahwa wanita yang melakukan aborsi akan mengalami dampak pada kesehatan mental mereka. Menurut mitos, melakukan aborsi daoat menyebabkan depresi, pikiran bunuh diri dan penyalahgunaan zat.
Padahal, para ahli sudah berulang kali mengatakan bahwa klaim tersebut tidak berdasar dan tidak benar, lapor The Health Site.
Apa faktanya?
Menurut sebuah penelitian, jika kesehatan mental menjadi konsekuensi serius dari aborsi, maka tidak akan berbeda dengan wanita yang dipaksa untuk melanjutkan kehamilan yang tidak direncanakan.
Sebaliknya, penelitian membuktikan bahwa wanita yang telah melakukan aborsi, sebagian besar merasa bahwa itu adalah keputusan yang tepat dan tidak menyesalinya.
Aborsi paksa memiliki dampak kesehatan mental, tetapi wanita yang memutuskan sendiri untuk mengakhiri kehamilan mereka justru bisa terbebas dari dampak tersebut.
Dalam studi yang diwawancarai setiap enam bulan selama lima tahun juga menunjukkan bahwa 99 persen wanita mengatakan mereka tidak menyesali keputusan menggugurkan kandungannya.
Justru, perasaan lega menjadi salah satu emosi yang paling dirasakan oleh mereka.
Baca Juga: 6 Cara Menjaga Kesehatan Mental
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Bahaya Pencemaran Sungai Cisadane, Peneliti BRIN Ungkap Risiko Kanker
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Rahasia Puasa Tetap Kenyang Lebih Lama Tanpa Loyo, Ini Pendamping Sahur yang Tepat
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak