Suara.com - Ada sejumlah kebiasaan aneh yang dapat didiagnosis dalam dunia medis, salah satunya makan rambut. Inilah yang dilakukan oleh seorang gadis asal China.
Media setempat melaporkan kasus serupa tentang seorang anak berusia 9 tahun memakan rambut manusia. Namun, ia melakukannya untuk mendapat perhatian orang taunya.
Tetapi ternyata hal itu membuatnya sakit, hingga harus menjalani prosedur serius.
Insiden ini terjadi pada Minggu (21/8/2022) pekan lalu. Bocah perempuan tersebut datang ke rumah sakit di Suqian, provinsi Jiangsu, dengan keluhan mual dan muntah.
Dokter gastroenterologi, Zhao Chengguang, menemukan gulungan rambut di perut sang gadis. Berat kumpulan rambut tersebut hampir satu kilogram.
"Rambut itu bercampur dengan makanan dan cairan lambung di dalam perut dan telah membentuk gulungan," kata Zhao, dikutip South China Morning Post.
Dokter pun mengangkat gulungan rambut tersebut melalui prosedur yang memakan waktu lebih dari 10 jam karena usia bocah itu masih kecil dan kerongkongannya sempit.
"Kami kemudian mengetahui bahwa dia berusaha mendapat perhatian orang tuanya dengan memakan rambut," sambung Zhao.
Karenanya, Zhao menyarankan kepada sang orang tua untuk mencarikan perawatan psikologis agar hal itu tidak terjadi lagi.
Baca Juga: Curhat Seorang Anak Dituntut Membelikan Rumah untuk Orang Tua, Pendapat Warganet Terbelah Gegara Ini
Kisah ini pun meledak di media sosial Weibo dan banyak orang menyalahkan sang orang tua karena tidak segera mengenali penyakit mental putrinya. Banyak yang menuduh mereka sebagai orang tua yang tidak bertanggung jawab.
Menurut Zhao, keinginan abnormal untuk memakan sesuatu yang bukan makanan (pica) memang sering ditemukan pada anak-anak dan biasanya dipicu oleh masalah psikologis.
"Selain memberikan pengasuhan dan perhatian yang memadai kepada anak, orang tua juga harus memperhatikan perilakunya dan membimbingnya dengan pengetahuan terkait kesehatan," tandas Zhao.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Banjir Rendam 40 Titik Palembang, Dua Lansia Sakit Tak Berdaya hingga Dievakuasi dari Rumah Terendam
-
Baru 17 Tahun, Siti Khumaerah Sudah Diterima di 5 Kampus Dunia
-
Sidoarjo Mencekam! Tim Jibom Turun Tangan Selidiki Ledakan Maut di Pabrik Baja Waru
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
Terkini
-
Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD
-
17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya