Suara.com - Denise Chariesta oleh netizen diminta periksa ke dokter kejiwaan atau psikiater karena dianggap alami gangguan kesehatan mental, karena terus mengumbar aib bersama lelaki bernama RD.
Namun perempuan yang berprofesi sebagai florist atau perangkai bunga itu menolak saran tersebut, karena takut sembuh dan tidak bisa melucu.
"Kak, sudah periksa ke dokter kejiwaan?," tanya seorang netizen di Instagram Story @denisechariesta91.
"Gak mau. Takut dikasih obat nanti sembuh gimana? Kalau gue normal terus nggak lucu lagi. Emang lu pada mau tanggungjawab?," jawab Denise.
Sementara itu mengutip Times of India, Jumat (24/11/2022) orang yang ketergantungan alkohol, depresi berat, kecemasan berlebih hingga obsesif kompulsif tidak mencari pengobatan untuk penyakit tersebut, beberapa hal berikut bisa jadi penyebabnya:
1. Alasan Tabu karena Malu
Alasan paling umum orang dengan masalah kesehatan mental tapi tidak mencari bantuan karena mereka malu lantaran tidak sehat mental. Ini karena banyak stigma dan diskriminasi terkait dengan gangguan tersebut.
2. Kurangnya Pengetahuan
Karena penyakit mental tidak bergejala secara fisik, akhirnya banyak orang tidak yakin jika mereka alami gangguan mental. Hasilnya ia merasa tidak sakit, karena tidak tahu bahwa penyakit mental ada dan nyata.
Baca Juga: Denise Chariesta Ogah Periksa Kejiwaan Saat Disentil Netizen, Ini Alasannya
3. Tidak Dapat Dukungan
Banyak orang dengan masalah kesehatan mental enggan mendukung pasien, karena dianggap aib atau malu merusak nama baik keluarga. Hasilnya pasien dan keluarga pilih membantah jika alami gangguan kesehatan mental, karena masih tingginya stigmatisasi.
4. Kurang Percaya Pada Orang Lain
Banyak orang menganggap bahasan kesehatan mental adalah masalah yang sangat pribadi. Dan bisa sangat menakutkan kalau orang lain mengetahuinya. Bahkan beberapa orang kurang percaya pada orang tempat mereka curhat, hasilnya pilih membiarkan mengatasi semuanya sendiri dan enggan meminta bantuan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun
-
Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional