Suara.com - Presenter Tukul Arwana masih berjuang melawan stroke yang dialaminya sejak tahun lalu. Kini sudah setahun lebih jalani pengobatan, Tukul masih harus mengikuti proses pemulihan.
"Mas Tukul masih fisioterapi, masih berjalan," ungkap partner presenternya Vega Darwanti di kawasan Kuningan, Jakarta, Minggu (27/11/2022).
Proses pemulihan Tukul Arwana memang terbilang lambat. Menurut cerita Vega, sang komedian belum bisa bicara lagi.
"Untuk komunikasi yang lancar, belum," kata Vega Darwanti.
Namun sebagai orang yang sejak awal mengikuti perkembangan kesehatan Tukul, Vega memastikan kondisi lelaki 59 tahun itu semakin baik tiap harinya.
"Sudah jauh lebih baik lah, alhamdulillah. Mas Tukul mah happy dia, senang gitu, senyum-senyum terus," sambung Vega.
Tukul alami pendarahan di otak pada September 2021 lalu. Ia langsung dibawa ke rumah sakit dan jalani perawatan juga terapi intensif sampai sekarang. Itu sebabnya, presenter tersebut sudah jarang terlihat di layar televisi.
Stroke termasuk salah satu penyebab utama kecacatan serius. Dikutip Alodokter, pemulihan pasca stroke cukup bervariasi dengan rata-rata pemulihan terjadi dalam 3-4 bulan pasca stroke. Namun hal itu tidak menutup kemungkinan untuk terjadi pemulihan yang lebih lama hinga beberapa tahun.
Lama singkatnya pemulihan stroke tergantung dari derajat keparahan, luasnya area otak yang terlibat, cepatnya mendapatkan penanganan medis, dan terapi atau latihan fisik pasca stroke yang dijalani pasien.
Baca Juga: Sudah Setahun Lebih Kena Stroke, Apa Kabar Tukul Arwana?
Pada kasus yang cukup ringan umumnya penderita dapat kembali beraktivitas sepenuhnya dalam beberapa bulan hingga 1 tahun. Namun pada kasus yang lebih berat, penanganan yang terlambat serta tidak adanya latihan fisik yang sesuai, pasien bisa alami gejala sisa yang menetap akibat stroke.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Gaya Hidup Sedentari Tingkatkan Risiko Gangguan Muskuloskeletal, Fisioterapi Jadi Kunci Pencegahan
-
Hati-hati saat Banjir! Jangan Biarkan 6 Penyakit Ini Menyerang Keluarga Anda
-
Pankreas, Organ yang Jarang Disapa Tapi Selalu Bekerja Diam-Diam
-
Perawatan Kulit Personal Berbasis Medis, Solusi Praktis di Tengah Rutinitas
-
Implan Gigi Jadi Solusi Modern Atasi Masalah Gigi Hilang, Ini Penjelasan Ahli
-
Apa Beda Super Flu dengan Flu Biasa? Penyakitnya Sudah Ada di Indonesia
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin