Suara.com - Ria Ricis langsung kegirangan begitu sadar kalau siklus haidnya sudah kembali normal pasca melahirkan. Setelah masa nifas selama lebih dari dua bulan, istri Teuku Ryan itu curhat kalau siklus haid yang dialaminya belum teratur.
"Aku seneng banget karena siklus tubuh aku udah mulai membaik. Alhamdulillah ya Allah. Setelah aku nifas dua bulan lebih dan sekarang aku haid," cerita Ricis lewat vlog di kanal YouTube Ricis Official, dikutip Selasa (6/12/2022).
Tapi kemudian, Ria Ricis kebingungan lantaran khawatir anaknya, Moana, justru jadi minum darah saata menyusui.
"Haid kan keluar darah. Pumping keluar ASI. ASI katanya darah. Berarti Moana minum darah? Itu pertanyaan yang belum bisa aku jawab tau," tutur Ria Ricis.
Anggapan bahwa ASI merupakan darah sebenarnya mitos. Konsultan laktasi Monica Murphy menjelaskan bahwa kandungan dalam darah dan ASI berbeda.
ASI mengandung air, lemak, karbohidrat, protein, vitamin dan mineral, serta asam amino. Juga mengandung sel darah putih, antibodi, enzim, dan zat lain yang meningkatkan sistem kekebalan bayi.
Ada lebih dari 200 komponen bermanfaat yang diketahui dalam ASI. Para peneliti sekarang percaya bahwa asam lemak dalam ASI meningkatkan pertumbuhan otak dan retina bayi, bahkan dapat meningkatkan perkembangan kognitif.
Banyak dari elemen itu, termasuk sel darah putih yang berfungsi untuk melawan infeksi, yang tidak dapat diproduksi sendiri dalam tubuh bayi.
Selama menyusui, ASI berubah dari foremilk, tinggi air dan laktosa, menjadi hindmilk, tinggi lemak dan kalori.
Baca Juga: Ria Ricis Ungkap Tantangan Jadi Ibu Baru, Masih Baby Blues?
Namun kandungan ASI pada setiap ibu bisa berubah, tergantung dari kondisi bayi.
Misalnya, ASI yang dihasilkan oleh ibu dengan bayi prematur akan berbeda dengan ASI yang dihasilkan oleh ibu dengan bayi lahir cukup bulan.
Setelah bayi berusia beberapa bulan pun, kandungannya akan berbeda lagi untuk menyesuaikan kebutuhan tumbuh kembanh anak. Hajya saja, tetap semua ASI mengandung nutrisi dan komponen pelindung yang paling dibutuhkan oleh setiap bayi di setiap usia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi