Suara.com - Mantan Petinggi Sunda Empire, Lord Rangga, dikabarkan meninggal dunia akibat kelelahan. Lelaki 55 tahun itu wafat di Rumah Sakit Islam Mutiara Bunda, Brebes pada Rabu (7/12/2022).
Penyebab kematiannya diinformasi oleh salah satu sumber terdekat mendiang, Ridwan.
"Terlalu lelah karena padatnya aktivitas," kata Ridwan dalam pesannya kepada Suara.com, Rabu (7/12/2022).
Selain itu, berhembus kabar juga kalau Lord Rangga meninggal akibat jantung. Mengenai informasi ini, Ridwan belum bisa mengonfirmasikannya.
"Belum dipastikan dari pihak keluarga," jelasnya.
Meninggal akibat kelelahan memang bisa saja terjadi. Dikutip dari Time, stres akibat kelelahan bisa menyebabkan jantung jadi bekerja lebih keras dari biasanya.
Direktur medis di Stanford Cardiovascular Health dr. Alan Yeung menjelaskan bahwa seseorang dengan tingkat stres yang tinggi berisiko mengalami peningkatan irama jantung dan tekanan darah.
Kedua kondisi itu pada akhirnya bisa meningkatkan risiko terjadinya serangan jantung dan gagal jantung. Risiko makin meningkat bila telah memiliki riwayat penyakit jantung.
Meski begitu, diakui oleh Alan bahwa hubungan antara jam kerja yang panjang dan penyakit jantung memang belum bisa dipastikan.
Para peneliti menyimpulkan bahwa hormon kortisol dan epinephrine yang dilepaskan saat stres, turut menyumbang masalah jantung pada orang yang kelelahan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?
-
Hoops + Health Youth Basketball Festival 2026 Dorong Generasi Muda Hidup Sehat & Melek Finansial
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien