Suara.com - Dokter Zaidul Akbar mengatakan ada waktu tidur yang bisa menyembuhkan penyakit. Bahkan hal itu telah dicontohkan Nabi Muhammad SAW.
Dokter Zaidul Akbar yang juga pencetus Jurus Sehat Rasulullah (JSR) itu mengatakan dilarang untuk tidur setelah salat subuh atau jelang pagi hari, karena di waktu itu tubuh sudah siap bekerja atau memulai aktivitas.
Sedangkan menurut Zaidul Akbar, sesuai perilaku Rasul waktu tidur yang bisa menyembuhkan penyakit yaitu sebelum salat zuhur atau sebelum azan zuhur atau setelah azan zuhur dengan waktu yang singkat.
"Nabi tidurnya menjelang zuhur atau sesudah zuhur. Kenapa bermanfaat, ada hubungannya dengan saraf dan sistem organ," ujar dr. Zaidul mengutip Kanal YouTube Penemuan Berfaedah, Selasa (13/12/2022).
Ia menambahkan tidur siang ini tidak perlu lama-lama dan jangan dilakukan dalam keadaan kenyang atau setelah konsumsi karbohidrat sederhana dalam jumlah banyak, sehingga tidur hanya dilakukan 10 hingga 15 menit.
"Biasanya banyak sebab habis tidur siang pusing, mungkin bisa jadi kelamaan atau pola tidur atau cara tidurnya tidak sesuai nabi. Intinya tidur itu harus dalam keadaan perut tidak berlebihan," paparnya.
Dokter lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (Undip) itu menambahkan, tidur malam yang baik juga dilakukan setelah azan isya atau sekitar pukul 8 hingga 9 malam. Baru kemudian bangun kembali di sepertiga malam antara jam 2 hingga jam 3 pagi.
"Kemudian nanti kenapa nabi, apa hikmah nabi tidur bada isya, tengah malam bangun, ada hubungan fisiologis," papar dr. Zaidul.
Bahkan kata dr. Zaidul, karena bangun malam sangat bermanfaat ia juga sempat menyarankan, pola tidur ini diterapkan kepada seluruh rumah sakit islam terhadap pasien yang dirawatnya.
Baca Juga: Anda Pekerja Shift? Berikut Ini Makanan Paling Dianjurkan untuk Jaga Stamina Ala dr. Zaidul Akbar
"Pernah saya sampaikan bahwa rumah sakit islam kalau mau cerita, menguatkan sistem imun sistem organ tubuh itu harusnya pasien degeneratif di berada di rumah sakit, dibangunin malam suruh salat malam," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Wafat di Usia 74 Tahun, Ini 7 Kontroversi Alex Noerdin: Kasus Korupsi hingga Dana Bagi Hasil Migas
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
Terkini
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi