Suara.com - Program vaksinasi Covid-19 dosis keempat atau booster kedua untuk masyarakat umum berusia di atas 18 tahun telah resmi dimulai pada hari ini, Selasa (24/1/2023). Program vaksin booster kedua bagi masyarakat umum ini dapat dilakukan di fasilitas pelayanan kesehatan maupun di sentra pos pelayanan vaksinasi Covid-19 di masing-masing daerah.
Selain itu, Kemenkes memastikan program vaksin booster kedua bagi masyarakat umum berusia 18 tahun ke atas ini diberikan secara gratis. Tercatat ada tujuh merek vaksin yang dapat digunakan untuk booster kedua ini. Simak daftar kombinasi vaksin Covid-19 untuk booster kedua berikut ini.
Daftar Kombinasi Dosis Untuk Vaksinasi Booster Kedua
Kombinasi untuk booster pertama Sinovac
- AstraZeneca dapat diberikan separuh dosis atau 0,25 ml
- Pfizer dapat diberikan separuh dosis atau 0,15 ml
- Moderna dapat diberikan dosis penuh atau 0,5 ml
- Sinopharm dapat diberikan dosis penuh atau 0,5 ml
- Sinovac dapat diberikan dosis penuh atau 0,5 ml
- Zivifax dapat diberikan dosis penuh atau 0,5 ml
- Indovac dapat diberikan dosis penuh atau 0,5 ml
- Inavac dapat diberikan dosis penuh atau 0,5 ml
Kombinasi untuk booster pertama AstraZeneca
- Moderna dapat diberikan separuh dosis atau 0,25 ml
- Pfizer dapat diberikan separuh dosis atau 0,15 ml
- AstraZeneca dapat diberikan dosis penuh atau 0,5 ml
Kombinasi untuk booster pertama Pfizer
- Pfizer dapat diberikan dosis penuh atau 0,3 ml
- Moderna dapat diberikan separuh dosis atau 0,25 ml
- AstraZeneca dapat diberikan dosis penuhatau 0,5 ml
Kombinasi untuk booster pertama Moderna
- Moderna dapat diberikan separuh dosis atau 0,25 ml
- Pfizer dapat diberikan separuh dosis atau 0,15 ml
Kombinasi untuk booster pertama Janssen (J&J;)
- Janssen (J&J;) dapat diberikan dosis penuh atau 0,5 ml
- Pfizer dapat diberikan dosis penuh atau 0,3 ml
- Moderna dapat diberikan separuh dosis atau 0,25 ml
Kombinasi untuk booster pertama Sinopharm
- Sinopharm dapat diberikan dosis penuh atau 0,5 ml
- Zivifax dapat diberikan dosis penuh atau 0,5 ml
Kombinasi untuk booster pertama Covovax
Covovax dapat diberikan dosis penuh atau 0,5 ml
Kontributor : Trias Rohmadoni
Berita Terkait
-
Pemprov Jatim Mulai Sediakan Vaksin Booster Kedua Gratis, Bagaimana Cara Mendapatkannya : Cek di Sini
-
Cara Cek Tiket Vaksin Booster Dosis Kedua Melalui Aplikasi PeduliLindungi
-
Ini Titik Lokasi Vaksinasi Booster Kedua di Jakarta yang Dimulai Besok, Tidak harus Ber-KTP DKI
-
Puskesmas di Kota Bandung Sediakan Layanan Vaksinasi Covid-19 Dosis Keempat
-
Dinkes DKI: Warga Jakarta Berusia 18 Tahun ke Atas Bisa Terima Vaksin Booster Kedua Mulai Besok
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi
-
Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga
-
Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan
-
Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal