Dokter akan meresepkan suplemen vitamin dan mineral serta menyarankan pola makan yang seimbang untuk mengatasi defisiensi nutrisi ini.
5. Perubahan pada Saluran Pencernaan
Operasi bariatrik dapat menyebabkan perubahan pada saluran pencernaan, termasuk diare, konstipasi, atau perut kembung. Makanan juga dapat ditoleransi dengan lebih sedikit jumlah atau harus dikunyah dengan hati-hati. Jika pasien mengalami efek samping ini segeralah berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi.
Meskipun operasi bariatrik adalah prosedur yang efektif untuk mengatasi obesitas berat. Namun, penting bagi individu yang mempertimbangkan operasi ini untuk memahami potensi efek sampingnya.
Sebenarnya, efek samping operasi bariatrik tidak hanya itu. Jika tubuh tidak berhasil menyerap nutrisi dengan baik maka akan menyebabkan anemia, osteoporosis hingga masalah batu empedu.
Meskipun operasi ini adalah pilihan beberapa artis untuk mengurangi berat badan, tapi jika kalian ingin mengikutinya sebaiknya tahu sisi buruknya. Itulah beberapa efek samping operasi bariatrik yang perlu kalian ketahui.
Berita Terkait
-
Segini Biaya Operasi Bariatrik, Turunkan Berat Badan dengan Cara Instan
-
Mengenal Operasi Bariatrik, Langkah Mudah Tuntaskan Obesitas
-
Ternyata Segini Jumlah Kalori yang Dibakar secara Alami dalam Sehari, Rebahan Doang Prosesnya Tetap Jalan
-
5 Manfaat Tomat Ceri untuk Kesehatan, Salah Satunya Bisa Atasi Sembelit
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh