Suara.com - Dokter ortopedi ingatkan duduk seharian bisa meningkatkan risiko saraf kejepit alias HNP (Hernia Nucleus Pulposus). Kenapa ya bisa seperti itu?
Fakta ini diungkap langsung Konsultan Tulang Belakang Eka Hospital BSD & Pekanbaru, dr. Syafrudin, Sp.OT (K) Spine menjelaskan kebiasaan duduk seharian bisa berbahaya untuk postur tubuh.
"Perubahan postur tubuh mungkin tidak terjadi dalam waktu semalam, namun Anda akan baru merasakan efeknya setelah beberapa tahun. Ini dikarenakan ketika duduk terlalu lama, otot fleksor pinggul Anda memendek, yang dapat menyebabkan masalah pada sendi pinggul Anda," ujar dr. Syafrudin melalui rilis Eka Hospital Group yang diterima suara.com, Selasa (7/11/2023).
Ia juga mengatakan duduk seharian dapat menyebabkan premature degeneration, yang disebabkan oleh kompresi pada cakram di tulang belakang akibat dari posisi duduk yang tidak baik dan benar.
Termasuk juga merubah postur tubuh, di mana kondisi ini juga dapat menyebabkan rasa sakit pada punggung dan mengganggu keseharian dalam beraktivitas. Postur tubuh yang buruk inilah yang akhirnya menyebabkan saraf kejepit.
"Meningkatkan risiko untuk mengalami nyeri pinggang yang bisa disebabkan karena beberapa faktor, salah satunya yaitu Hernia Nukleus Pulposus (HNP) atau lebih sering dikenal sebagai saraf kejepit," paparnya.
Kondisi ini terjadi karena tubuh memberikan lebih banyak kompresi pada tulang belakang saat duduk dibandingkan saat berdiri. Ditambah orang tersebut juga memiliki postur tubuh yang buruk sehingga saraf kejepit semakin menurunkan kualitas hidup penderitanya.
"Saraf kejepit akan mengganggu seluruh pergerakan tubuh Anda karena selain menyebabkan rasa sakit yang dahsyat seperti terbakar, saraf kejepit juga dapat melemahkan otot-otot dan membuat beberapa bagian tubuh menjadi mati rasa atau terasa kesemutan," jelasnya.
Mengerikannya duduk seharian bukan hanya menyebabkan saraf kejepit tapi juga bisa memicu obesitas, gangguan pencernaan, otot melemah dan tegang, diabetes, stres dan gangguan kecemasan lainnya.
Baca Juga: Apa Itu Duduk Vincent? Viral Emak-Emak Ngamuk di KRL Karena Duduk Menyilang
"Jika mulai merasakan nyeri pada area punggung atau panggul setelah duduk terlalu lama, maka segera merilekskan punggung dan kompresi dengan benda dingin. Nyeri punggung biasanya bisa sembuh dalam hitungan hari hingga minggu dengan beristirahat dan melakukan pengobatan dari rumah," pungkas dr. Syafrudin.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- Bukan Hanya Siswa, Guru pun Terkena Aturan Baru Penggunaan Ponsel di Sekolah Sulbar
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
Pilihan
-
Hilal Tidak Terlihat di Makassar, Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk
-
Detik-detik Warga Bersih-bersih Rumah Kosong di Brebes, Berujung Temuan Mayat dalam Koper
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
Terkini
-
Multisport, Tren Olahraga yang Menggabungkan Banyak Cabang
-
Tantangan Pasien PJB: Ribuan Anak dari Luar Jawa Butuh Dukungan Lebih dari Sekadar Pengobatan
-
Gen Alpha Dijuluki Generasi Asbun, Dokter Ungkap Kaitannya dengan Gizi dan Mental Health
-
Indonesia Krisis Dokter Jantung Anak, Antrean Operasi Capai Lebih dari 4.000 Orang
-
Bandung Darurat Kualitas Udara dan Air! Ini Solusi Cerdas Jaga Kesehatan Keluarga di Rumah
-
Bahaya Pencemaran Sungai Cisadane, Peneliti BRIN Ungkap Risiko Kanker
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal