Suara.com - Saat lebaran akan banyak hidangan hidangan yang nikmat untuk disantap. Namun, sebab banyaknya hidangan ini, beberapa orang justru menjadi kalap dan mengonsumsinya secara berlebihan. Oleh sebab itu, beberapa orang karena mengalami masalah kenaikan berat badan setelah lebaran. Hal ini juga menjadi masalah sebab beberapa orang justru sulit untuk menurunkan berat badannya.
Meski demikian, hal itu bukan berarti mustahil. Cara menurunkan berat badan yang naik saat lebaran ini, dapat dilakukan dengan berolahraga. Terdapat beberapa olahraga yang diketahui dapat menurunkan berat badan dengan cepat.
Melansir laman Healthshots, Pakar Kebugaran di Equilibrium Gym Faridabad, Abhishek Sinha terdapat beberapa olahraga yang dapat membantu membakar kalori sehingga berat badan cepat turun. Untuk itu, berikut terdapat beberapa olahraga yang dipercaya cepat untuk menurunkan berat badan.
1. Bulu tangkis
Bulutangkis menjadi salah satu olahraga yang dipercaya dapat membakar kalori dalam tubuh. Sinha mengatakan, bulutangkis membuat seseorang melakukan pergerakan yang banyak sehingga membuat kalori mudah terbakar. Hal ini yang membuat berat badan juga jauh lebih cepat menurun.
2. Renang
Olahraga lain yang direkomendasikan dapat menurunkan berat badan dengan cepat yakni renang. Berdasarkan penelitian di Journal of Sport Medicine and Physical Fitness mengungkapkan, renang dapat menurunkan berat badan dan memperbaiki postur tubuh dengan cepat.
3. Bersepeda
Olahraga lain yang juga dipercaya dapat menurunkan berat badan dengan cepat yakni bersepeda. Bersepeda merupakan aktivitas kardio ringan yang dapat dilakukan dalam waktu lama. Hal ini akan membantu membuat kalori dalam tubuh terbakar dengan banyak. Hal itu juga membuat penurunan berat badan jauh lebih cepat serta membuat jantung sehat.
Baca Juga: 7 Cara Cegah Gendut saat Lebaran, Padahal Ramadan Berat Badan Turun
4. Sepak bola
Sepak bola juga menjadi olahraga yang dapat jadi pilihan untuk menurunkan berat badan. Sepak bola akan membantu membakar kalori sebab aktivitas yang dilakukan cukup banyak. Bukan hanya itu, sepak bola juga membantu meningkatkan kepadatan tulang dan meningkatkan koordinasi jauh lebih baik.
5. Tinju
Olahraga lainnya yang dapat membantu menurunkan berat badan dengan cepat yakni tinju. Olahraga satu ini dipercaya dapat membakar sekitar 800 kalori setiap jamnya. Bukan hanya itu, tinju juga dapat meningkatkan kekuatan otot, kesehatan jantung, serta menghilangkan stres.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?