Serai juga dapat memelihara sistem pencernaan karena memiliki sifat karminatif, yang membantu meredakan kembung, perut kembung, hingga masalah pencernaan lainnya. Tak hanya itu tanaman obat rumahan ini juga bisa menjaga kesehatan kulit, membersihkan, mengencangkan, dan menghidrasi kulit.
5. Lidah buaya
Lidah buaya (Aloe vera) merupakan salah satu sejenis tanaman berdaun tebal dengan kandungan gel transparan di dalam daunnya. Tumbuhan satu ini tumbuh subur di daerah tropis dan subtropis, salah satunya di wilayah Indonesia.
Beberapa khasiat lidah buaya antara lain yaitu menyembuhkan luka, menjaga kulit tetap sehat, meningkatkan kesehatan sistem pencernaan hingga menghilangkan jerawat. Akan tetapi, saat menggunakan lidah buaya pastikan pula potensi munculnya gejala alergi. Jika diketahui muncul gejala alergi, maka sebaiknya penggunaannya segera dihentikan dan jika perlu lakukan pemeriksaan ke dokter.
6. Lengkuas atau Laos
Laos atau lengkuas adalah tanaman obat rumahan selanjutnya yang dikenal memiliki kandungan galangin, flavonoid dan beta sitosterol. Kandungan itu diyakini dapat memberikan banyak manfaat baik dalam tubuh. Tak sampai disitu, jenis tanaman rempah ini juga mengandung nutrisi, seperti zat besi, vitamin A dan C, karbohidrat dan juga serat.
Manfaat lengkuas lainnya yaitu menjadi antioksidan, meningkatkan kesuburan pada pria, meredakan rasa nyeri dan sakit akibat peradangan, melawan infeksi dan dapat berpotensi menjadi antikanker.
7. Kencur
Kencur merupakan tanaman obat popular yang banyak ditanam di rumah. Kencur banyak dikenal oleh masyarakat Indonesia lantaran tanamannya sering diolah menjadi bumbu dan jamu kencur.
Berbeda halnya dengan stigma jamu yang berasa pahit, jamu kencur justru dikenal dengan cita rasa yang cukup manis saat diminum. Namun, meski tidak sepahit jenis jamu pada lainnya, kencur memberikan berbagai macam manfaat untuk kesehatan tubuh.
Itu tadi 7 tanaman obat rumahan yang memiliki manfaat menyembuhkan berbagai penyakit. Jangan ragu untuk memanfaatkannya ya!
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?