Berikut tiga tips dari David Heber tentang bagaimana Anda dapat dengan mudah memenuhi protein dalam jumlah yang cukup ke dalam pola makan Anda:
Tingkatkan Asupan Protein, Bukan Asupan Kalori
Seiring dengan menurunnya tingkat metabolisme dan kebutuhan kalori seiring bertambahnya usia, banyak orang dewasa yang lebih tua cenderung mengurangi asupan kalori mereka untuk menjaga berat badan.
Namun, sering kali penurunan asupan kalori ini juga mengakibatkan penurunan jumlah protein yang mereka konsumsi, yang dapat menghambat kemampuan tubuh untuk membangun dan memelihara massa otot.
Saat kita berusaha mengontrol asupan kalori kita dan memastikan bahwa kita mendapatkan protein yang cukup setiap hari, pilihan nutrisi yang kita buat menjadi sangat penting.
Langkah pertama adalah mengurangi asupan karbohidrat olahan dan manisan, dan menggantinya dengan makanan yang menyediakan protein terbanyak dengan kalori paling sedikit.
Beberapa contohnya termasuk telur, almond, dada ayam, ikan, yogurt, dan keju. Selain itu, kita juga dapat memasukkan sumber protein nabati seperti tahu dan tempe ke dalam pola makan untuk lebih meningkatkan asupan protein.
Dapatkan Asupan Protein Harian Lebih Awal
Untuk mengoptimalkan asupan protein Anda, pastikan memulai hari dengan protein yang cukup. Penelitian telah menunjukkan bahwa ketika mengonsumsi sebagian besar protein di malam hari, potensi pertumbuhan otot tidak optimal dibandingkan saat konsumsi protein didistribusikan sepanjang hari.
Baca Juga: Tips Doa agar Lolos Tes CPNS ala Ustaz Adi Hidayat, Sisipkan Kalimat Ini untuk Rayu Allah SWT
Sarapan adalah makanan paling penting di hari, tetapi sering diabaikan dalam hal asupan protein. Sarapan yang khas seperti nasi dan bubur mungkin tidak mengandung cukup protein.
Salah satu cara terbaik untuk memulai hari adalah dengan shake protein, yang akan membantu kita memulai asupan protein yang kita butuhkan. Jika Anda lebih memilih makanan daripada shake protein, maka konsumsi tiga putih telur dari telur rebus atau produk putih telur, segelas susu atau yogurt, atau tambahkan segenggam kacang-kacangan untuk meningkatkan kadar protein di pagi hari.
Anda juga dapat melakukan hal yang sama saat makan siang dengan makanan berprotein rendah lemak, dengan menggeser sebagian besar asupan protein ke jam-jam lebih awal untuk efisiensi pembangunan otot yang lebih baik.
Masukkan Suplemen Protein ke dalam Pola Makan Anda
Untuk mencapai target protein harian tanpa menambah kalori ekstra, kita dapat mengambil shake protein sebagai suplemen untuk pola makan kita. Mereka memberi protein yang dibutuhkan tanpa lemak dan kalori tambahan dari makanan kaya protein lainnya.
Misalnya, Herbalife’s Formula 1 Shake Mix menyediakan makanan yang cepat dan mudah disiapkan, mengandung minimal 7 gram protein dalam satu porsi.
Selain itu, Herbalife’s Formula 3 Personalized Protein Powder dapat ditambahkan ke dalam shake atau makanan lain untuk meningkatkan asupan protein dalam pola makan seseorang. Formula 1 dan Formula 3 dapat menyediakan protein berkualitas tinggi bagi masyarakat Indonesia untuk memenuhi kebutuhan protein harian mereka.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens