Suara.com - Marissa Haque tak sadarkan diri sebelum meninggal dunia. Sebelumnya Marissa Haque ditemukan sudah tidak bergerak di kamar tidurnya oleh suami Ikang Fawzi. Semua mengira, ia mengalami pingsan mendadak. Apa penyebab pingsan mendadak?
Soraya Haque menceritakan kronologi meninggalnya Marissa Haque. Kepada media ia menyebut Marissa tidak sakit. Marissa kemungkinan meninggal saat sedang tidur. Ketika suami menghampiri di tempat tidur, Marissa sudah tidak sadarkan diri. Oleh karenanya, keluarga langsung membawa Marissa ke rumah sakit. Di rumah sakit, Marissa dinyatakan meninggal dunia Pukul 00.43 WIB.
Melihat apa yang dialami oleh Marissa, banyak yang bertanya-tanya, apa saja yang bisa menjadi penyebab pingsan mendadak?
Penyebab pingsan mendadak
Seseorang bisa mengalami pingsan mendadak sebelum kemudian dinyatakan meninggal dunia. Pingsan sendiri merupakan kondisi medis di mana seseorang tiba-tiba tumbang atau kehilangan kesadaran. Penyebab pingsan mendadak bisa beragam. Berikut beberapa penyebab pingsan mendadak.
1. Gangguan peredaran darah
Penyebab pingsan mendadak yang pertama berupa gangguan peredaran darah. Seseorang bisa mengalami pingsan vasovagal yang disebabkan oleh gangguan peredaran darah yang berhubungan dengan fungsi saraf atau disebut nervus vagus.
Pingsan mendadak karena gangguan darah memperlihatkan ciri-ciri berupa frekuensi denyut jantung tidak cukup cepat untuk mempertahankan aliran darah ke otak. Pembuluh darah melebar dan kekuatan pompa jantung lebih besar. Pingsan yang disebabkan oleh gangguan peredaran darah ini bisa terjadi ketika seseorang berada di bawah cuaca terik, berdesakan, stres, dehidrasi, dan kelelahan.
2. Perubahan drastis pada tekanan darah
Baca Juga: Tangis Pilu Ikang Fawzi saat Ditinggal Mendadak Marissa Haque: Aku Harus Ikhlas
Penyebab pingsan mendadak berikutnyaialah ketika terjadi perubahan drastis pada tekanan darah. Ini bisa terjadi ketika seseorang mendadak berdiri dari posisi berbaring. Pingsan mendadak karena perubahan drastis pada tekanan darah bisa terjadi pada pasien yang memiliki penyakit jantung.
3. Denyut jantung tidak teratur
Penyebab pingsan mendadak lainnya ialah karena denyut jantung tidak teratur. Ketika terjadi penyumbatan pembuluh darah jantung atau gagal jantung, denyut jantung menjadi tidak teratur akibatnya seseorang bisa mengalami pingsan mendadak.
4. Gangguan saraf, migrain, dan vertigo
Penyebab pingsan mendadak lainnya ialah seseorang mengalami gangguan saraf, migrain, dan vertigo. Ketiga hal tersebut dapat menyebabkan penderita pingsan mendadak.
5. Panik atau cemas
Seseorang juga bisa mengalami pingsan mendadak ketika mendengar kabar buruk, ia menjadi cemas atau panik berlebihan hingga pingsan. Itu terjadi karena kondisi psikologis dan otak tidak mampu mencerna atau menerima kabar buruk tersebut, sehingga terjadi gangguan hebat hingga menyebabkan seseorang pingsan.
Demikian itu informasi apa penyebab pingsan mendadak.
Kontributor : Mutaya Saroh
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu
-
Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat
-
Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak
-
Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh
-
Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C
-
Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma
-
Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini
-
Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga
-
Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak