Suara.com - Asam lambung yang berlebih dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, mulai dari perasaan terbakar di dada (heartburn), gangguan pencernaan, hingga kerusakan pada lambung.
Jika kamu sedang mencari solusi alami untuk mengatasi asam lambung, obat herbal untuk menurunkan asam lambung bisa menjadi pilihan yang baik. Selain aman dan mudah didapat, pengobatan herbal juga memiliki risiko efek samping yang lebih rendah dibandingkan dengan obat kimia.
Artikel yang disadur dari pafimalukutenggarakab.org ini akan membahas berbagai obat herbal yang terbukti efektif dalam menurunkan asam lambung secara alami, beserta fakta-fakta dan data yang mendukung penggunaannya.
1. Jahe
Jahe sudah lama dikenal dalam dunia pengobatan herbal karena sifatnya yang dapat meredakan berbagai masalah pencernaan, termasuk gangguan asam lambung. Jahe mengandung senyawa gingerol yang memiliki efek anti-inflamasi dan antacid.
Penelitian menunjukkan bahwa jahe dapat membantu meredakan peradangan pada lambung, menurunkan produksi asam lambung, serta mempercepat proses pencernaan.
Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Ethnopharmacology pada tahun 2011 menunjukkan bahwa jahe efektif untuk mengatasi gejala dispepsia atau gangguan pencernaan, yang sering kali berhubungan dengan naiknya asam lambung. Kamu bisa mengonsumsi jahe dalam bentuk teh atau mengolahnya langsung menjadi perasan jahe segar untuk hasil yang optimal.
2. Kunyit
Kunyit juga dikenal sebagai obat herbal yang sangat baik untuk mengatasi masalah asam lambung. Zat aktif dalam kunyit, yaitu kurkumin, memiliki sifat anti-inflamasi yang kuat. Penelitian menunjukkan bahwa kurkumin dapat mengurangi peradangan di lambung, serta membantu melindungi lapisan lambung dari kerusakan akibat asam lambung yang berlebih.
Sebuah studi pada tahun 2015 yang dipublikasikan dalam Journal of Clinical Gastroenterology menemukan bahwa kunyit dapat membantu mengurangi gejala refluks gastroesofageal (GERD), yang merupakan kondisi yang disebabkan oleh naiknya asam lambung ke kerongkongan. Kamu bisa menambahkan kunyit pada makanan atau meminum kapsul ekstrak kunyit untuk merasakan manfaatnya.
3. Lidah Buaya
Lidah buaya adalah tanaman herbal yang sudah lama digunakan untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan, termasuk masalah pencernaan. Gel lidah buaya mengandung senyawa yang dapat menenangkan lapisan lambung yang teriritasi akibat asam lambung berlebih. Selain itu, lidah buaya juga membantu melindungi dinding lambung dari kerusakan lebih lanjut.
Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam World Journal of Gastroenterology pada tahun 2010, lidah buaya dapat membantu meredakan gejala GERD dengan meningkatkan proses penyembuhan pada jaringan lambung yang terluka. Kamu bisa mengonsumsi jus lidah buaya yang tidak mengandung pewarna dan pemanis tambahan untuk hasil yang lebih maksimal.
Baca Juga: 7 Obat Herbal untuk Meningkatkan Energi Tubuh yang Harus Kamu Coba
4. Kemangi
Kemangi, selain terkenal sebagai bahan tambahan pada makanan, juga memiliki manfaat yang luar biasa untuk kesehatan pencernaan. Kemangi mengandung antioksidan dan sifat antiradang yang dapat membantu mengatasi peradangan pada lambung. Selain itu, kemangi juga dapat membantu mengurangi stres, yang sering kali menjadi faktor pemicu naiknya asam lambung.
Sebuah penelitian dalam Journal of Alternative and Complementary Medicine pada tahun 2011 mengungkapkan bahwa ekstrak daun kemangi dapat membantu menurunkan kadar asam lambung pada penderita stres. Cobalah mengonsumsi daun kemangi segar atau membuatnya menjadi teh untuk menikmati manfaatnya.
5. Peppermint
Peppermint adalah salah satu tanaman herbal yang populer untuk meredakan gangguan pencernaan, termasuk masalah asam lambung. Meskipun peppermint dapat mengurangi gejala asam lambung, perlu diingat bahwa bagi sebagian orang, peppermint justru bisa memperburuk gejala refluks gastroesofageal (GERD). Ini karena peppermint dapat merelaksasi otot-otot di sekitar kerongkongan, yang bisa menyebabkan asam lambung naik.
Namun, bagi sebagian besar orang, peppermint dapat membantu meredakan rasa tidak nyaman yang timbul akibat gangguan pencernaan. Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Clinical Gastroenterology pada tahun 2014 menunjukkan bahwa peppermint efektif dalam meredakan kembung dan gangguan pencernaan. Kamu bisa mencoba mengonsumsi teh peppermint untuk meredakan gejala asam lambung.
6. Madu
Madu merupakan bahan alami yang sering digunakan untuk meredakan masalah pencernaan, termasuk asam lambung. Madu mengandung senyawa anti-inflamasi yang dapat menenangkan lapisan lambung dan meredakan peradangan yang disebabkan oleh asam lambung yang berlebih. Selain itu, madu juga memiliki sifat antibakteri yang dapat melawan infeksi pada sistem pencernaan.
Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Medicinal Food pada tahun 2013 menunjukkan bahwa madu dapat membantu melindungi dinding lambung dari kerusakan akibat asam lambung berlebih dan mengurangi gejala maag. Untuk mendapatkan manfaat terbaik, pilih madu murni dan konsumsi 1-2 sendok makan madu setiap hari.
Berita Terkait
-
7 Obat Herbal untuk Meningkatkan Energi Tubuh yang Harus Kamu Coba
-
Kenali Penyebab Asam Lambung, IDI Banyumas Berikan Informasi Pengobatan
-
Pafi Kota Pelaihari: Menyongsong Potensi Obat Herbal dalam Dunia Farmasi
-
7 Rempah Ajaib, Dijamin Tingkatkan Imun Tubuh di Musim Hujan
-
Erick Thohir Awalnya Mau Jadikan Indofarma Penjual Obat Herbal, Tapi Batal Karena Korupsi
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!